Absensi Siluman di Puskesmas Kebakkramat I Terendus Bupati, Kepala Tak Tampak Saat Sidak

Bupati Rober Temukan Absensi bodong dii Puskesmas Kebakkramat I
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Bupati Karanganyar Rober Christanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Kebakkramat I, Senin (16/6/2025), dan mendapati praktik absensi fiktif yang mencoreng wajah pelayanan publik.

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Dalam unggahan yang dilihat VIVA Jogja di akun Instagram pribadi @Rober Christanto, tak tanggung-tanggung, Kepala Puskesmas pun tercatat sudah absen sejak pukul 07.16 WIB, padahal tidak berada di lokasi.

“Saya cek sendiri. Nama sudah absen, tapi orangnya tidak ada. Ini bukan kelalaian biasa, ini manipulasi,” ujar Rober di hadapan staf yang terkumpul.

img_title Perangkat Desa di Karanganyar Diciduk Saat Ambil Tempelan Sabu, Mengaku Sudah 5 Kali Membeli

Dalam daftar kehadiran, tercatat 28 nama sudah absen pagi itu. Namun saat Rober meminta semua yang hadir dikumpulkan, hanya segelintir pegawai yang muncul.

Dugaan menguat bahwa terjadi penitipan absen atau penggunaan perangkat ponsel yang sengaja ditinggal di kantor untuk scan kehadiran.

img_title RDTR Jadi Modal Baru Karanganyar Gaet Investor, Pemkab Siapkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan Asosiasi

“Kalau seperti ini, siapa yang jamin masyarakat dilayani dengan baik?” tegas Rober.

Bupati yang datang didampingi Plt Kadinkes, Yopi Eko Jati Wibowo, langsung meminta klarifikasi dan menyampaikan bahwa masalah ini akan dibawa ke ranah evaluasi kedisiplinan ASN.

Tak hanya soal absensi, Rober juga menyoroti penurunan tajam kualitas layanan di Puskesmas Kebakkramat I. Berdasarkan evaluasi, puskesmas ini kini menempati urutan kedua terbawah dalam layanan kesehatan gratis se-Kabupaten Karanganyar.

“Dulu puskesmas ini jadi unggulan. Tapi hari ini saya lihat langsung, keadaannya sangat memprihatinkan,” katanya.

Rober juga mengkritik kurangnya empati para petugas kesehatan dalam melayani warga. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Pemkab Karanganyar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Puskesmas Kebakkramat I. Bupati menyatakan, jika terbukti ada manipulasi absensi atau pelanggaran kedisiplinan berat, sanksi tegas akan diberlakukan.

“Ini bukan cuma soal puskesmas. Kalau pelayanan jelek, citra seluruh pemerintah daerah ikut hancur,” ujar Rober.

Sidak ini turut mengungkap keluhan dari masyarakat. Beberapa warga menyampaikan bahwa pelayanan di Puskesmas Kebakkramat I sering lambat dan tidak ramah.

Pemerintah daerah kini mempertimbangkan perbaikan sistem absensi berbasis GPS dan audit internal demi memastikan profesionalitas layanan publik benar-benar terjaga.