Karanganyar Jadi Titik Nol Ketangguhan, Ribuan Relawan Muhammadiyah Turun Gunung

Ribuan Relawan Muhammadiyah Turun Gunung
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, bersiap menjadi pusat pergerakan relawan Muhammadiyah se-Indonesia. 

img_title QRIS Karanganyar Meledak Rp1,29 Triliun, Pajak dan Retribusi Mulai Didorong Masuk Sistem Digital

Selama empat hari, 26–29 Juni 2025, lebih dari 1.200 relawan akan mengikuti Jambore Nasional Muhammadiyah yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Tawangmangu.

Kegiatan besar ini mengusung tema “Membangun Ketangguhan untuk Indonesia Bermakmuran”. 

img_title Nama Warga Ngringo Masuk Manifest Kapal Virgo Transport 8, Keluarga Karanganyar Kehilangan Kontak

Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, jambore juga menjadi tempat peningkatan kapasitas relawan, penguatan jejaring, serta ruang kampanye kemanusiaan berbasis komunitas.

Menurut Ketua Panitia Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah dan Aisyiyah sekaligus Ketua MDMC Pusat, Naibul Umam, acara akan dibuka secara resmi pada Kamis (26/6/2025) pukul 12.00 WIB oleh Prof. Dr. Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang saat ini juga menjabat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

img_title Kejar PAD, DPRD Karanganyar Dorong Digitalisasi Pajak hingga Pemanfaatan Aset Daerah

“Jambore ini bertujuan membangun soliditas dan profesionalisme relawan Muhammadiyah, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, dari pemerintah hingga sektor swasta,” kata Naibul saat ditemui di RM Said Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (24/6/2025) 

Acara pembukaan juga akan dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Jawa Tengah, serta perwakilan dari lembaga kemanusiaan dan kementerian terkait. 

Pada sesi pembukaan, juga akan dilakukan pengukuhan Pelajar Tangguh Bencana dan Sekolah Model SPAB Muhammadiyah.

Sore harinya, akan digelar seminar empat pilar kebangsaan yang menghadirkan Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, disusul malam harinya tabligh akbar oleh Ustaz Adi Hidayat.

Hari kedua (Jumat, 27/6) akan diisi Seminar Nasional Ketangguhan Bangsa, menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan, Prof. Muhadjir Effendy (Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia), Dr. Amalia Yunita dari KADIN, serta Presdir Sido Muncul Irwan Hidayat.

Usai salat Jumat, kegiatan berlanjut dengan kelas-kelas tematik di delapan tenda, membahas isu seperti rumah sakit aman bencana, transisi energi, manajemen penanggulangan banjir, pengolahan sampah, hingga masjid tangguh bencana.

"Peserta bisa memilih sendiri kelas yang diminati. Di sinilah proses pembelajaran kolaboratif berlangsung,” kata Naibul.

Di waktu bersamaan, akan digelar Regional Meeting Group bertema internasionalisasi gerakan kemanusiaan Muhammadiyah, dengan narasumber dari MDMC dan diaspora relawan Indonesia di Timur Tengah.

Halaman Selanjutnya
img_title