SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar Teken MoU Fasilitas Olahraga dan Kesehatan di Lokasi Baru
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar resmi beroperasi di lokasi baru, tepatnya di Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.
Sekolah yang berdiri sejak tahun 1973 ini hadir dengan konsep sekolah modern, sehat, dan berkualitas, sekaligus menawarkan fasilitas lengkap yang terintegrasi dengan program pendidikan.
Kepindahan ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama berbagai pihak, seperti fasilitas layanan kesehatan, pengelola olahraga Desa Jati, hingga PUD Aneka Usaha Karanganyar.
Ketua Bhayangkari Cabang Karanganyar, Dian Hadi Kristanto, menyampaikan bahwa relokasi ini dilakukan untuk menjawab keterbatasan sarana dan prasarana di lokasi lama, yaitu di Karangpandan.
“Mulai tahun ajaran baru ini, Insyaallah SMP Kemala Bhayangkari resmi pindah ke Desa Jati. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen kami menghadirkan sekolah dengan konsep pendidikan yang sehat, aman, dan nyaman,” ujar Dian, Sabtu (28/6/2025).
Relokasi ini juga mendapat sambutan positif dari masyarakat, ditandai dengan meningkatnya jumlah pendaftar dari berbagai wilayah di Kabupaten Karanganyar.
Antusiasme masyarakat terhadap sekolah ini terbilang sangat tinggi. SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar membuka dua rombongan belajar (rombel) dengan total 64 siswa. Namun, jumlah pendaftar mencapai 113 orang, sehingga pihak sekolah melakukan proses seleksi ketat.
“Target awal kami hanya memenuhi kuota dua kelas. Tapi karena animo masyarakat luar biasa, akhirnya dua kelas penuh, masing-masing berisi 32 siswa,” tambah Dian.
Pendaftar tidak hanya berasal dari Desa Jati, tetapi juga dari berbagai kecamatan di Karanganyar. Dukungan dari Polres Karanganyar, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat menjadi kunci suksesnya proses sosialisasi sekolah ini.
Dalam menunjang proses belajar mengajar, SMP Kemala Bhayangkari Karanganyar menandatangani MoU dengan berbagai pihak, khususnya di bidang kesehatan dan olahraga.
“Kami ingin memastikan tidak hanya pendidikan yang menjadi prioritas, tetapi juga kesehatan siswa, guru, dan seluruh warga sekolah,” jelas Dian.
Sebelumnya, kerja sama juga sudah terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus). Kolaborasi ini memperkuat layanan pendukung sekolah, mulai dari fasilitas kesehatan hingga pengembangan literasi.