PLN UP3 Sukoharjo Gandeng SOLOPEDULI Gelar Khitanan Massal Gratis bagi Anak Yatim dan Duafa

Sunatan Massal
Sumber :
  • Ist/VIVA Jogja

SUKOHARJO, VIVA Jogja - Dalam rangka menyambut Bulan Muharam 1447 H dan Hari Anak Nasional, PLN UP3 Sukoharjo melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan SOLOPEDULI menyelenggarakan khitanan massal gratis, belum lama ini. 

img_title KPK Geledah Kantor Bupati Sukoharjo, Tiga Koper Dibawa Penyidik usai Pemeriksaan

Mengusung tema "Wujudkan Generasi Sehat dan Berakhlak Mulia", kegiatan ini menyasar anak-anak yatim, piatu, dan duafa berusia 6–11 tahun. Total sebanyak 60 anak dari lima wilayah kerja PLN UP3 Sukoharjo mengikuti program ini, yakni ULP Grogol (13 anak), ULP Sukoharjo (12), ULP Wonogiri (11), ULP Jatisrono (14), dan ULP Karanganyar (10).

Acara dimulai serentak di masing-masing lokasi dan dibuka secara hybrid. Pembukaan diawali dengan pembacaan tilawah oleh Ustaz Husein dari Pondok Pesantren Baiturrahmah 2 SOLOPEDULI. 

img_title Profil Etik Suryani, Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK: Berawal dari Pegawai Bank hingga Punya Harta Rp9,1 Miliar

Sambutan disampaikan oleh Manager PLN UP3 Sukoharjo, Indri Megananda, dan Chief Operating Officer SOLOPEDULI, Endri Kusuma Ratih, secara daring dari kantor PLN ULP Grogol.

Endri menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin. Menurutnya, khitan bukan hanya ritual keagamaan, tetapi juga bentuk kepedulian bersama. 

img_title Sehari usai OTT KPK, DPC PDIP Sukoharjo Masih Tahan Sikap soal Bupati Etik Suryani

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat lahir dan batin bagi anak-anak penerima manfaat,” ujar Endri.

Senada, Indri Megananda mengungkapkan bahwa program ini menjadi bentuk nyata kepedulian PLN kepada masyarakat. 

“Khitan adalah bagian dari menjaga kebersihan dan kesehatan, sekaligus sebagai bekal spiritual. Tahun ini jumlah peserta ditambah karena tingginya antusiasme,” ujarnya.

Usai sambutan, dilakukan penyerahan simbolis program khitan dari PLN UP3 kepada SOLOPEDULI. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan seputar khitan oleh dr. Sukamto dari Klinik Ummat SOLOPEDULI.

Peserta khitan mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari layanan medis profesional, kontrol pascakhitan, hingga bingkisan berupa sarung, peci, alat tulis, camilan, obat luka, dan uang saku. Untuk menciptakan suasana yang nyaman, anak-anak juga disuguhi tayangan kartun Islami sembari menunggu giliran.

Melalui program ini, PLN dan SOLOPEDULI berharap dapat menumbuhkan semangat berbagi serta membentuk generasi penerus yang sehat, berakhlak, dan berdaya.