Karanganyar Catat Transaksi Tertinggi di Solo Raya Great Sale 2025, Tembus Rp570 Miliar

SGS Karanganyar tertinggi di Soloraya
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pelaksanaan Solo Raya Great Sale (SGS) 2025 terus menunjukkan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Hingga hari ke-10 pelaksanaan, Kabupaten Karanganyar mencatat transaksi tertinggi se-Solo Raya dengan total omzet lebih dari Rp570 miliar, menurut data terakhir per 9 Juli 2025.

img_title Tekan Kebocoran PAD, DPRD Karanganyar Dorong Seluruh Pembayaran Pajak dan Retribusi Beralih ke Sistem Digital

Ketua Bidang Investasi SGS Karanganyar, Aan Shopanudin, menyampaikan bahwa target transaksi yang dibidik Karanganyar selama gelaran SGS mencapai Rp2 triliun. Saat ini, capaian telah melampaui Rp500 miliar, dan diyakini akan terus bertambah hingga akhir Juli.

"Kami optimistis target tercapai, bahkan bisa melebihi. SGS ini bukan sekadar acara tahunan, tapi momentum nyata untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Aan, Rabu (10/7/2025).

img_title Festival Perumahan Karanganyar Dibuka, 42 Pengembang Tawarkan Rumah Subsidi Mulai Rp166 Juta

Tercatat sebanyak 2.086 tenant terdaftar sebagai peserta SGS Karanganyar, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor formal seperti perbankan. Berdasarkan data panitia, sektor perbankan menjadi penyumbang terbesar dalam total nilai transaksi sejauh ini.

Salah satu lembaga keuangan yang aktif mendukung event ini adalah Bank Jateng Cabang Karanganyar. Kepala cabang, Heru Purnomo, menyebut pihaknya memberikan berbagai program menarik selama periode SGS.

img_title 42 Pengembang Hadir di Festival Perumahan Karanganyar, Warga Punya Banyak Pilihan Rumah

"Bank Jateng turut memberikan apresiasi kepada nasabah. Setiap transaksi kredit selama 1–31 Juli akan mendapatkan kupon undian berhadiah, termasuk 1 mobil dan beberapa motor listrik," jelas Heru.

Dengan capaian transaksi yang tinggi, Karanganyar dinilai memiliki iklim investasi yang menjanjikan. Aan mengajak para investor untuk tidak ragu menanamkan modal di wilayah yang dikenal dengan pertumbuhan UMKM yang kuat ini.

"Dukungan dari pemerintah daerah, antusiasme pelaku usaha, dan tingginya perputaran uang selama SGS menjadi sinyal positif bagi investor,” tambahnya.

Selain Karanganyar, kabupaten lain yang turut ambil bagian dalam Solo Raya Great Sale adalah Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Sragen, dan Wonogiri. Namun hingga saat ini, Karanganyar masih memimpin dari sisi jumlah tenant dan total transaksi.