Tim Junior Indonesia Awali Kejuaraan Asia 2025 dengan Libas Myanmar dan Makau
- Ist/VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - Hari pertama gelaran Wondr Badminton Asia Junior Championships 2025 langsung menjadi panggung unjuk kekuatan tim bulutangkis junior Indonesia.
Tampil sebagai tuan rumah di GOR Indoor Manahan, Solo, Jumat (18/7), tim muda Merah Putih sukses membuka persaingan grup dengan dua kemenangan telak atas Myanmar dan Makau.
Bertanding dalam format relay point—yang unik dan menuntut ketahanan fisik-mental—Indonesia tampil solid sejak partai pertama. Mereka menggulung Myanmar dengan skor telak 110-46, lalu melanjutkan momentum saat menundukkan Makau 110-75.
Format kompetisi ini terdiri dari 10 partai, mulai dari tunggal hingga ganda campuran. Setiap pemain menyumbang poin beruntun hingga tim mencapai angka kemenangan, yakni 110. Sistem ini menuntut semua atlet turun gelanggang, tanpa celah untuk lengah.
Kapten tim, Muhammad Zaki Ubaidilah, menyebut sistem ini bukan hanya soal teknik, tapi juga daya tahan dan kesiapan sejak awal.
"Intensitas tinggi sejak awal, jadi kami harus langsung panas. Tapi ini bikin tim jadi lebih kompak," ujar Ubed.
Sementara itu, pemain putri Luna Rianty Safana menyoroti pentingnya fokus dan kekompakan dalam pertandingan berformat cepat seperti ini.
"Setiap pemain aktif, jadi semuanya penting. Format ini seru, tapi juga menuntut konsentrasi penuh," kata Luna.
Laga berikutnya, Indonesia akan ditantang oleh Singapura dan Malaysia pada Sabtu (19/7). Dua duel ini diprediksi lebih berat dan akan menguji kekuatan mental tim Merah Putih.
Negara-negara kuat seperti China, Korea Selatan, India, dan Hong Kong juga mencatat kemenangan di hari pertama, menambah ketatnya persaingan menuju fase gugur.
Setelah babak beregu, turnamen akan berlanjut ke nomor perorangan mulai 23 Juli. Tim Indonesia menargetkan prestasi berlanjut demi mengibarkan Merah Putih di podium tertinggi.