Ahmad Luthfi Resmikan Koperasi Merah Putih Karanganyar Saat Puncak SGS dan Hari Koperasi ke-78
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Ribuan warga tumpah ruah memenuhi Alun-Alun Karanganyar, Jumat (25/7/2025), dalam perayaan Hari Koperasi ke-78 yang disatukan dengan peluncuran resmi Koperasi Merah Putih Kabupaten Karanganyar serta penutupan Solo Raya Great Sale (SGS).
Acara berlangsung meriah, semarak, dan menggambarkan tekad baru Karanganyar menguatkan ekonomi dari desa untuk Indonesia.
Sejak pagi, suasana alun-alun sudah padat oleh masyarakat dari berbagai kalangan: pelaku UMKM, petani, pelajar, ASN, hingga komunitas koperasi. Lapak produk lokal berjajar rapi, anak-anak bermain balon, dan ibu-ibu tampak antusias mengikuti serangkaian acara yang digelar dalam rangka hari Koperasi ke 78 serta puncak Soloraya Great Sale.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran Koperasi Merah Putih Karanganyar oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Bupati Karanganyar Rober Christanto, dan Wakil Bupati Adhe Eliana. Penekanan tombol sirine bersama menjadi simbol resminya koperasi berbasis desa itu berjalan secara penuh.
“Sebanyak 177 koperasi di Karanganyar telah terbentuk dan menjadi bagian dari gerakan besar Koperasi Merah Putih yang dicanangkan Presiden,” ujar Gubernur Luthfi, disambut tepuk tangan meriah warga, Sabtu (26/7/2025).
Ia menambahkan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga ekonomi, melainkan perwujudan gotong royong.
"Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat. Koperasi adalah jantung kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menegaskan, koperasi bukan hanya bagian dari masa lalu Indonesia, tapi menjadi solusi nyata untuk masa depan ekonomi yang adil dan berkelanjutan.
“Kami ingin koperasi hadir di tengah kehidupan masyarakat, terutama generasi muda. Koperasi ini bukan simbol, tapi alat perjuangan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Kehadiran para tokoh penting menambah bobot acara, seperti Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Wakil Bupati Sragen Suroto, serta kepala daerah dari Kudus, Temanggung, dan Boyolali.
Dari Karanganyar tampak pula Kasi Pidsus Kejari Hartanto dan jajaran Muspida lainnya.Termasuk Ketua Panitia Soloraya Great Sale Karanganyar Fermy Ferdianto
Gubernur Luthfi juga mengungkap data mengejutkan: Karanganyar mencatat transaksi tertinggi di Solo Raya Great Sale 2025 dengan nilai mencapai Rp3,7 triliun dalam waktu satu bulan.