Aksi Lincah Bupati Karanganyar di Lapangan Gobak Sodor, Tim OPD Dibikin Kewalahan

Bupati Rober Lihai Menghindar Saat Gobak Sodor
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Suasana berbeda terasa di GOR RM Said, Karanganyar, Senin (4/8/2025). Bupati Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana tampil penuh semangat turun langsung ke lapangan dalam pertandingan Gobak Sodor memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Momen langka ini berhasil menyedot perhatian ratusan penonton yang memadati arena.

img_title BMT Dinar Mulia Karanganyar Digeledah Polisi, 128 Anggota Konfirmasi Persoalan Dana

Didukung penuh tim Forkopimda, keduanya tampil kompak dan tak segan bermanuver cepat demi menjaga garis pertahanan. 

Lawan mereka, tim dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tampak kesulitan menembus barikade yang digalang para pimpinan daerah.

img_title Kebakaran Putri Cempo Jadi Alarm, TPA Sukosari Disiram, Warga Terdampak Asap Dievakuasi

“Ini bukan sekadar permainan, tapi bentuk kebersamaan. Kami ingin tunjukkan semangat gotong royong dan kekompakan dalam suasana yang gembira,” ujar Plh Dirut PUDAM Tirta Lawu, Suparno, saat ditemui di sela-sela acara.

Turnamen Gobak Sodor ini menjadi salah satu agenda utama peringatan HUT ke-80 RI tingkat Kabupaten Karanganyar. 

img_title Hari Kedua TPA Putri Cempo Masih Terbakar, Water Bombing Terkendala Tali Pengangkut Air Putus

Total ada 900 peserta yang terlibat, berasal dari 51 putra dan 37 putri, yang dibagi ke dalam tim-tim mewakili OPD, BUMD, 17 kecamatan, Kodim, Baznas, dan PMI.

Selama tiga hari ke depan, mereka akan berlaga menggunakan sistem gugur. Pertandingan berlangsung seru, dengan masing-masing tim menunjukkan kekompakan, kecepatan, dan strategi terbaik untuk menjadi yang terbaik di arena.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan trofi Bupati untuk juara pertama, lengkap dengan uang tunai sebesar Rp2 juta. 

Juara kedua mendapatkan Rp1 juta, dan juara ketiga menerima Rp750 ribu. Penyerahan hadiah akan dilakukan pada Rabu (6/8) mendatang, sekaligus menjadi penutup turnamen.

Dipilihnya Gobak Sodor bukan tanpa alasan. Selain menyenangkan, permainan tradisional ini sarat akan nilai-nilai kebersamaan, strategi tim, serta ketangkasan individu. 

Bagi masyarakat Karanganyar, ini menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat permainan rakyat yang mulai jarang dimainkan di era digital.

“Makna filosofis dari Gobak Sodor sangat dalam. Kita harus menjaga wilayah, melindungi rekan satu tim, dan tahu kapan harus menyerang. Semua itu mengajarkan tentang kolaborasi dan tanggung jawab,” tambah Suparno.

Meski sederhana, ajang ini sukses menghadirkan atmosfer yang semarak, penuh tawa, dan kekeluargaan. Para ASN, TNI, relawan PMI hingga pegawai kecamatan semua larut dalam euforia olahraga khas masa kecil ini.

Halaman Selanjutnya
img_title