Aksi Damai Rakyat Karanganyar Dukung Kejari Usut Tuntas Tiga Kasus Korupsi
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Sejumlah warga Kabupaten Karanganyar yang tergabung dalam aliansi masyarakat sipil dengan nama Rakyat Kabupaten Karanganyar menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Karanganyar, Kamis (7/8/2025).
Pantauan VIVA Jogja, akai yang digelar mulai pukul 10.48 WIB ini sebagai bentuk dukungan kepada Kejari untuk menuntaskan penanganan sejumlah perkara tindak pidana korupsi yang sedang berjalan.
Demonstrasi berlangsung tertib dengan diwarnai orasi serta pembacaan pernyataan sikap yang dibacakan langsung oleh juru bicara aliansi, Roni Wiyanto.
Dalam pernyataannya, Roni menegaskan bahwa rakyat Karanganyar memberikan dukungan penuh kepada institusi kejaksaan agar proses hukum terhadap perkara korupsi dilakukan secara serius, tegas, dan tanpa diskriminasi.
"Kami hadir di sini bukan untuk memprotes, melainkan memberikan semangat kepada Kejaksaan Negeri Karanganyar agar tetap berada di garis terdepan dalam pemberantasan korupsi. Kami ingin hukum ditegakkan secara adil, objektif, dan transparan. Jangan sampai ada istilah tebang pilih,” ujar Roni pada VIVA Jogja di Kantor Kejaksaan Negeri Karanganyar.
Roni juga menambahkan bahwa dukungan masyarakat terhadap Kejari Karanganyar didasari oleh keinginan agar praktik-praktik penyalahgunaan anggaran publik dapat diberantas hingga ke akar.
“Ini bukan sekadar persoalan hukum, tapi juga persoalan moral dan keadilan bagi rakyat. Korupsi adalah kejahatan luar biasa. Karena itu, kami mendesak agar setiap proses hukum dilakukan secara terbuka dan tidak diintervensi oleh kepentingan politik atau kekuasaan,” tegasnya.
Setelah menyampaikan aspirasi di luar gedung, perwakilan massa aksi kemudian diterima secara resmi oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Karanganyar, Bonard David Yuniartilo, di ruang audiensi kantor kejaksaan.
Dalam pertemuan tersebut, Bonard menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap proses penegakan hukum di Karanganyar.
Ia menilai bahwa dukungan publik sangat penting untuk memperkuat semangat dan independensi aparat kejaksaan dalam menangani perkara.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari warga Karanganyar. Aspirasi seperti ini menjadi energi positif bagi kami untuk terus menjalankan tugas secara profesional. Penegakan hukum memang tidak bisa berdiri sendiri, perlu ada partisipasi publik,” ujar Bonard.