Polres Karanganyar Siapkan Layanan Gizi Gratis di Cangakan, Target Beroperasi Oktober dengan 4.500 Warga Terlayani
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Ribuan warga Karanganyar, mulai dari pelajar hingga ibu hamil, tak lama lagi akan mendapatkan akses gizi gratis lewat fasilitas baru bernama Stasiun Pengisian dan Pengelolaan Gizi (SPPG). Pusat layanan ini sedang dibangun di Desa Cangakan dan ditargetkan beroperasi pada Oktober 2025.
Fasilitas ini merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Polres Karanganyar.
Pihak kepolisian menyebut pembangunan terus dikebut, mulai dari penyelesaian konstruksi, pengurusan izin, hingga persiapan tenaga kerja. Semua langkah diarahkan agar pelayanan bisa langsung berjalan optimal begitu diresmikan.
SPPG Cangakan nantinya akan melayani sekitar 4.000–4.500 penerima manfaat. Targetnya mencakup siswa sekolah dasar dan menengah, ibu hamil, serta ibu menyusui yang membutuhkan dukungan asupan gizi seimbang.
Lokasi Cangakan dipilih setelah hasil pemetaan menunjukkan wilayah ini belum terjangkau SPPG yang ada.
“Kami melihat kebutuhan layanan gizi di Cangakan cukup tinggi, sementara fasilitas yang ada belum mampu menjangkau semua warga. Karena itu, kami memilih membangun di sini,” ujar Kapolres Karanganyar, AKBP Hadi Kristanto, saat ditemui VIVA Jogja di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (11/8/2025).
Tak hanya satu, Polres Karanganyar berencana menambah satu SPPG lagi di titik berbeda pada tahun ini.
Penentuan lokasinya menunggu hasil pemadanan data dengan pemerintah daerah, guna memastikan program tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan fasilitas yang sudah ada.
Kapolres menambahkan, pihaknya tengah mempersiapkan perekrutan tenaga operasional dan program pelatihan sebelum fasilitas resmi dibuka.
“Kami ingin saat SPPG mulai berjalan, semua prosedur dan layanan sudah siap, sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dalam pertemuan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dibahas pula harmonisasi data penerima manfaat MBG.
Langkah ini penting karena di beberapa kecamatan dilaporkan kuota layanan sudah penuh, sementara kenyataannya masih ada daerah yang belum memiliki SPPG.
Polres Karanganyar menegaskan bahwa kolaborasi lintas pihak menjadi kunci keberhasilan program ini.
Harapannya, fasilitas yang segera berdiri ini tak hanya memberi makan, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di jangka panjang.