Bupati Karanganyar Janji Pangkas Belanja Seremonial, Fokus APBD 2025 untuk Rakyat di Rapat Paripurna DPRD
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya menjalankan efisiensi anggaran dalam Perubahan APBD 2025.
Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Karanganyar, Selasa (26/8/2025) ketika Sekretaris Daerah Karanganyar, Timotius Suryadi, membacakan jawaban resmi Bupati Rober Christanto,atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD.
Dalam penyampaiannya, Timotius menekankan bahwa APBD perubahan harus benar-benar difokuskan untuk kepentingan rakyat.
“Belanja seremonial dan perjalanan dinas akan dikurangi. Anggaran daerah harus lebih produktif, tepat sasaran, dan dialihkan pada sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian fraksi antara lain rendahnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ketersediaan pupuk bagi petani, perbaikan jalan, hingga kualitas layanan kesehatan.
Menjawab hal itu, Pemkab Karanganyar menyiapkan strategi optimalisasi pajak dan retribusi berbasis digital, penguatan koperasi dan UMKM.
Di sektor pertanian, Pemkab Karanganyar telah mengimplementasikan aplikasi "Sego Petani" untuk mempercepat penanganan hama.
Sementara di bidang lingkungan, program bank sampah dengan semangat “Sampahku Tanggung Jawabku” terus digencarkan untuk memperkuat pengelolaan sampah berbasis desa.
Tak hanya itu, pemerintah juga berkomitmen memperbaiki kualitas layanan pendidikan dan kesehatan dengan menambah tenaga pendidik, melakukan perbaikan sarana sekolah, serta meningkatkan pelayanan puskesmas agar lebih merata dan terjangkau.
“Harapan kami, pembahasan Perubahan APBD 2025 bersama Badan Anggaran DPRD dapat berjalan lancar. APBD ini bukan sekadar angka, tapi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” ujar Timotius mewakili Bupati.