Sondokoro Heritage Run 2025, Ajang Lari Sekaligus Kebangkitan Wisata Karanganyar

Ketua PASI Karanganyar Prasetyo Ady
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Karanganyar siap menggelar event besar bertajuk Sondokoro Heritage Run 2025.

img_title PG Tasikmadu Heritage Run 2025 Siap Panaskan Karanganyar, Ribuan Pelari Ambil Bagian

Ajang ini akan berlangsung pada 9 November 2025, bertepatan dengan Hari Jadi ke-108 Kabupaten Karanganyar, dan sekaligus menjadi penanda dibukanya kembali Sondokoro Heritage, destinasi wisata legendaris yang lama vakum.

Ketua PASI Karanganyar, Prasetyo Ady, menjelaskan lomba ini dirancang untuk menjangkau seluruh kalangan. Dua kategori yang dibuka yakni lari 5K dan 10K. Panitia menargetkan 2.000 hingga 3.000 peserta ikut ambil bagian.

img_title Sondokoro Lahir Kembali di Hari Jadi Karanganyar ke-108, Siap Jadi Wisata Heritage Kelas Baru

“Selain hadiah uang tunai belasan juta rupiah, kami juga menyiapkan doorprize menarik seperti sepeda motor, sepeda gunung, hingga perangkat elektronik. Jadi peserta akan mendapatkan pengalaman olahraga sekaligus hiburan,” ungkap Prasetyo, Sabtu (30/8/2025).

Menurutnya, tren lari yang terus meningkat di masyarakat menjadi alasan PASI mengemas event ini lebih meriah. Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana memperkenalkan kembali Sondokoro Heritage ke masyarakat luas.

img_title Ring of Lawu 2025 Catat Omzet Miliaran, UMKM Karanganyar Panen Berkah

“Kami berharap event ini tidak hanya memacu semangat olahraga, tetapi juga menjadi ajang promosi destinasi Karanganyar yang kaya sejarah,” tambahnya.

Setelah penjelasan PASI, giliran Direktur Utama PUD Aneka Usaha Karanganyar, Samidi, yang menegaskan komitmen untuk menata ulang kawasan Sondokoro agar lebih ramah pengunjung. Menurutnya, Sondokoro akan dikembangkan dengan konsep sport tourism.

“Konsepnya bukan hanya taman rekreasi, tapi juga pusat olahraga dan wisata keluarga. Kami akan membangun jogging track, menyiapkan area keluarga, serta menghadirkan pencahayaan lampu warna-warni agar pengunjung bisa menikmati suasana malam,” jelas Samidi.

Ia menambahkan, selain melestarikan nilai sejarah Sondokoro yang erat dengan PG Tasikmadu dan Keraton Mangkunegaran, pengelola juga menargetkan pembangunan sejumlah fasilitas baru agar kawasan ini kembali diminati wisatawan.

“Heritage ini penting untuk dihidupkan lagi. Tapi untuk menarik generasi sekarang, kami perlu sentuhan modern. Jadi sejarah tetap ada, namun dikemas lebih menarik,” kata Samidi.

Sondokoro Heritage dahulu dikenal sebagai destinasi wisata edukasi yang populer. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini sempat berhenti beroperasi dan terbengkalai. Dengan pengelolaan baru, Sondokoro dihidupkan kembali untuk menjadi ruang rekreasi keluarga, pusat olahraga, sekaligus destinasi wisata edukasi sejarah.

Halaman Selanjutnya
img_title