Unik! Bupati Karanganyar Sambangi Sekolah Pakai Topi Putih Abu-Abu, Ingatkan Siswa Agar Tak Terprovokasi Demo
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Bupati Karanganyar, Rober Christanto, memiliki cara unik untuk mendekatkan diri sekaligus memberikan pesan penting kepada para pelajar di wilayahnya.
Ia memilih turun langsung ke sekolah-sekolah, menyapa siswa dengan gaya yang sederhana dan tanpa jarak.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Rober hadir di SMA Negeri 1 Karanganyar saat upacara bendera berlangsung.
Tidak datang dengan rombongan resmi, Bupati justru mengendarai sepeda motor menuju sekolah tersebut.
Penampilannya pun cukup mencuri perhatian, berseragam dinas khaki lengkap, namun mengenakan topi putih abu-abu khas pelajar SMA.
Kedatangan mendadak itu membuat ratusan siswa dan guru terkejut sekaligus antusias. Rober pun tidak menjaga jarak, melainkan ikut duduk bersila di lapangan bersama para pelajar.
Suasana hangat pun tercipta, bahkan teriknya matahari tidak menyurutkan semangat Bupati untuk berbincang akrab dengan para siswa.
Dalam kesempatan itu, Rober menyampaikan pesan penting agar generasi muda Karanganyar tidak mudah terpengaruh ajakan untuk mengikuti aksi demonstrasi yang kerap melibatkan pelajar.
Menurutnya, dunia pendidikan seharusnya menjadi ruang untuk belajar, mengembangkan potensi, dan menanamkan nilai positif, bukan arena yang terseret dalam konflik jalanan.
“Setelah sekolah, lebih baik langsung pulang ke rumah. Jangan ikut demo, jangan terprovokasi. Fokuslah pada belajar dan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Rober di hadapan para siswa.
Bupati menegaskan bahwa menjaga ketertiban dan keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk para pelajar.
Ia juga mengingatkan agar siswa tidak terjebak dalam kegiatan yang bisa merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Tak hanya soal imbauan, Rober juga mengajak siswa untuk memperkuat disiplin, rasa tanggung jawab sosial, serta menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air.
Menurutnya, generasi muda yang berkarakter kuat akan menjadi modal penting bagi pembangunan Karanganyar di masa mendatang.
Langkah Bupati ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Guru maupun tenaga pendidik menilai pendekatan langsung tersebut sebagai cara efektif untuk memberikan motivasi sekaligus membangun komunikasi yang lebih akrab dengan pelajar.