Polisi Selidiki Misteri Kematian Pensiunan Guru Ngargoyoso, Dipastikan Bukan Perampokan
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Kasus kematian seorang pensiunan guru di Dusun Pabongan, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, menyisakan tanda tanya besar.
Sri Hartini (60) ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya pada Jumat (5/9/2025) sore dengan kondisi tubuh penuh luka mencurigakan.
Kapolsek Ngargoyoso, AKP Suparjo, memastikan kematian korban tidak ada kaitannya dengan perampokan.
“Seluruh barang berharga korban masih utuh. Uang, perhiasan, hingga mobil tidak hilang,” tegas Suparjo, Sabtu (6/9/2025).
Jasad Sri Hartini pertama kali ditemukan putrinya, Puspa (27), bersama sang suami, Faisal (28). Sejak Kamis malam, keduanya sudah berulang kali mencoba menghubungi korban namun tak mendapat jawaban.
Saat tiba di rumah sekitar pukul 15.30 WIB, suasana sepi. Pintu depan terkunci rapat, tetapi pintu samping ternyata tidak terkunci.
Begitu masuk, Puspa terkejut mendapati ibunya tergeletak kaku di atas ranjang. Ia segera meminta bantuan warga sekitar sebelum melaporkan kejadian itu ke polisi.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya bekas kekerasan. Luka lebam ditemukan di wajah, bibir, perut, punggung, hingga paha. Selain itu, terdapat pendarahan pada hidung dan mulut serta bekas cakaran di pergelangan tangan.
Meski begitu, penyebab pasti kematian belum bisa disimpulkan. Autopsi lengkap tengah dilakukan di RSUD dr. Moewardi Solo untuk memastikan dugaan sementara bahwa korban meninggal akibat tindak kekerasan.
Keluarga besar korban menilai kematian Sri Hartini tidak wajar. Salah seorang kerabat, Sularno, mengaku melihat adanya lebam mencolok di wajah korban. “Kami berharap polisi bisa mengungkap siapa pelakunya. Jelas ada yang janggal dari cara kematiannya,” ujarnya.
Jenazah almarhumah telah dimakamkan di pemakaman desa setempat pada Sabtu (6/9/2025). Ratusan pelayat hadir, mulai dari keluarga, tetangga, hingga mantan murid yang mengenal sosok Sri Hartini sebagai guru ramah dan dekat dengan masyarakat.
Saat ini, Polsek Ngargoyoso bersama Satreskrim Polres Karanganyar masih mengusut kasus tersebut. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan, sementara barang bukti dari lokasi kejadian turut diamankan untuk mempersempit dugaan pelaku.