Program Part Silama UMUKA Solo, Solusi Cerdas Atasi Krisis Pakan di Musim Kemarau
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) Solo terus memperluas kiprahnya melalui pengabdian kepada masyarakat.
Tiga dosennya, yakni Ina Nurtanti (Ketua Prodi S1 Peternakan), Desna Ayu Wijayanti (Ketua Prodi D3 Produksi Ternak), dan Dzikrina Aqsha Mahardika (Dosen Ilmu Komunikasi), berhasil meraih hibah dari Kemendikbudristek dalam program Hibah Pengabdian Dosen Pemula.
Mereka menggagas program SMART Silase Management (Part Silama), sebuah teknologi pengolahan hijauan pakan yang diperkenalkan kepada peternak domba di Pusdiklat Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) Karanganyar.
Ketua tim, Ina Nurtanti, menjelaskan manfaat Part Silama yang mampu mengurangi beban biaya pakan saat kemarau.
“Teknologi ini memungkinkan peternak menyimpan pakan hingga berbulan-bulan tanpa khawatir kualitasnya turun. Jadi saat musim kemarau, pakan tetap tersedia,” terangnya, Senin (15/9/2025).
Program ini juga memperkenalkan pendekatan SMART agar peternak tidak hanya mendapat keterampilan teknis, tetapi juga manajemen pakan berkelanjutan. Kegiatan sosialisasi diikuti 29 peternak dengan metode presentasi interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi teknis.
Para peserta diajarkan membuat silase mulai dari pemilihan bahan baku (rumput gajah, jagung, hingga leguminosa), pencacahan, pencampuran dengan molase atau inokulan, hingga proses pemadatan di dalam drum plastik atau silo sederhana.
Salah satu peserta, Burhan Effendi, mengaku sangat terbantu.
“Dulu kami bingung kalau musim kemarau. Rumput habis, harus beli pakan mahal. Sekarang kami jadi tahu caranya membuat silase. Ternyata mudah, hanya pakai drum bekas sudah bisa,” tuturnya.
Dosen D3 Produksi Ternak, Desna Ayu Wijayanti, menambahkan pihaknya akan melakukan monitoring berkelanjutan.
“Kami ingin program ini tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan baru bagi peternak dalam mengelola pakan,” terangnya.
Sementara itu, Dzikrina Aqsha Mahardika menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal.
“Program Part Silama juga menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat. UMUKA Solo berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi tepat guna dalam menjawab permasalahan di masyarakat,” ujarnya.
Ina Nurtanti menutup dengan pesan bahwa sinergi kampus dan masyarakat adalah kunci lahirnya solusi nyata.
“Inilah bukti bahwa ketika kampus dan masyarakat bersinergi, maka lahir solusi yang tepat guna dan bermanfaat luas,” tandasnya.