Colomadu Jadi Kota Satelit, PUDAM Karanganyar Bidik Ratusan Pelanggan Baru
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Colomadu kian menegaskan diri sebagai kota satelit baru di Solo Raya.
Pertumbuhan kawasan hunian modern, pusat komersial, hingga geliat investasi properti membuat permintaan layanan dasar, termasuk air bersih, meningkat pesat.
Menariknya, mantan Presiden RI ke-7 Joko Widodo dikabarkan bakal menetap di Colomadu, yang diprediksi semakin meningkatkan minat investor dan nilai properti di wilayah ini.
Menanggapi peluang tersebut, PUDAM Tirta Lawu Karanganyar memperluas jaringan bisnisnya dengan membuka layanan sambungan baru di Colomadu.
Jaringan pipa distribusi utama telah rampung dipasang, dan perusahaan segera menyiapkan layanan bagi masyarakat.
Hingga awal September, 450 calon pelanggan telah mendaftar, dan jumlah ini diprediksi terus bertambah seiring perkembangan kawasan.
Plh Direktur Utama PUDAM Tirta Lawu Karanganyar, Suparno, menekankan bahwa ekspansi ini merupakan strategi jangka panjang untuk memperluas cakupan layanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Karanganyar.
“Colomadu berkembang pesat sebagai kawasan hunian dan pusat kegiatan bisnis. Kehadiran tokoh nasional seperti mantan Presiden Joko Widodo yang bakal menetap juga memperkuat daya tarik investasi. Kami optimistis target 450 pelanggan awal akan segera tersambung, dan potensi pasar akan terus meningkat,” ujar Suparno, pada VIVA Jogja, Senin (15/2025).
PUDAM menargetkan pertumbuhan pelanggan baru di Colomadu bisa mencapai 10–15% per tahun, seiring dengan bertambahnya hunian dan investasi komersial.
Langkah ini diperkirakan turut meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Karanganyar, dengan tambahan setoran yang bisa mencapai miliaran rupiah per tahun.
Untuk menjamin kontinuitas layanan, perusahaan mengandalkan Sungai Kali PP sebagai sumber air utama.
Suparno menekankan kualitas dan ketersediaan pasokan menjadi prioritas utama agar pelanggan memperoleh layanan optimal.
Dengan ekspansi ini, PUDAM Tirta Lawu berharap tidak hanya memperluas basis pelanggan, tetapi juga memperkuat peran strategisnya dalam pembangunan kawasan Colomadu.
Kehadiran figur nasional sekaligus pertumbuhan properti dan investasi diyakini akan mendorong Colomadu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Solo Raya.