TNI Gelar TMMD di Karanganyar, Angkat Potensi Wisata Religius Jabal Kanil Tawangmangu
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - TNI kembali menggelar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Karanganyar.
Program lintas sektor ini menjadi salah satu upaya mempercepat pemerataan pembangunan desa, sekaligus mendorong pengembangan potensi lokal.
Tahun ini, kegiatan TMMD difokuskan pada penguatan infrastruktur dan pengembangan wisata religius Jabal Kanil di Kecamatan Tawangmangu.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyambut positif pelaksanaan TMMD. Menurutnya, kehadiran TNI dalam pembangunan desa membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“TMMD bukan hanya proyek pembangunan fisik, tetapi juga wadah untuk pemberdayaan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi pemicu kemandirian desa, termasuk melalui penyuluhan bagi petani muda,” ungkap Rober, usai rakot TMMD di Kodim 0727, Rabu (17/9/2025).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Sundoro, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi TMMD dilakukan berdasarkan usulan resmi dari desa. Desa Bandar menjadi salah satu titik kegiatan karena dinilai memiliki prospek besar.
“Dukungan masyarakat di Desa Bandar sangat kuat. Selain itu, kawasan ini juga memiliki potensi luar biasa, salah satunya destinasi religi Jabal Kanil. Harapannya, keberadaan Jabal Kanil semakin dikenal luas dan bisa menjadi daya tarik wisata baru di Karanganyar,” terang Sundoro.
Lebih lanjut, Sundoro menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan infrastruktur, melainkan juga memberikan multiplier effect bagi warga.
Perbaikan akses jalan, pembangunan fasilitas umum, hingga program penyuluhan diharapkan mampu mendongkrak sektor pertanian dan pariwisata sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Untuk TMMD reguler tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,3 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pembangunan sarana prasarana desa, kegiatan sosial, serta berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar optimistis, kehadiran TMMD dapat memperkuat identitas Tawangmangu sebagai salah satu pusat wisata religius di Jawa Tengah.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan menjadikan Jabal Kanil tidak hanya sebagai destinasi spiritual, tetapi juga motor penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.