Stasiun Solo Balapan Jadi Galeri Foto, Rayakan HUT ke-80 KAI
- VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - Bukan hanya deru lokomotif dan lalu-lalang penumpang, kini Stasiun Solo Balapan punya daya tarik baru. Deretan foto penuh cerita menghiasi sudut stasiun, menampilkan momen-momen indah dunia perkeretaapian yang jarang kita lihat sehari-hari.
Pameran ini digelar oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-80 KAI yang jatuh pada 28 September 2025.
“Ini adalah kelanjutan dari lomba fotografi yang kami adakan sejak awal September. Dari ratusan karya, terpilih sepuluh foto terbaik untuk dipamerkan di Stasiun Solo Balapan,” kata Feni Novida Saragih, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, pada wartawan, Kamis (25/9/2025)
Kereta api memang bukan sekadar transportasi. Dari detail arsitektur stasiun tua, gerbong yang melaju di bawah cahaya senja, hingga aktivitas petugas, semua menyimpan estetika tersendiri. Melalui pameran ini, KAI ingin memperlihatkan bahwa rel dan stasiun juga bisa jadi medium seni yang memikat.
“Stasiun ini terbuka untuk ruang kreatif masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa dunia kereta api juga punya sisi artistik yang layak diapresiasi,” tambah Feni.
Lomba fotografi yang digelar KAI Daop 6 berhasil menarik perhatian luas. Tercatat ada 169 peserta dengan total 387 karya foto. Mereka datang dari berbagai wilayah di Daop 6, mulai dari Yogyakarta, Kulon Progo, hingga Solo.
Objek yang dipotret pun beragam: ada kereta yang melintas cepat, arsitektur klasik stasiun, hingga suasana humanis di ruang tunggu. Sepuluh karya terbaik kemudian dipilih untuk dipamerkan di Stasiun Solo Balapan, sementara pemenang utama mendapat apresiasi khusus.
Tidak perlu menjadi fotografer profesional untuk menikmati pameran ini. Penumpang yang sedang menunggu keberangkatan maupun warga yang kebetulan singgah bisa ikut merasakan pengalaman berbeda.
“Selain sebagai ajang apresiasi, pameran ini juga menjadi sarana edukasi dan budaya. Kami berharap seni fotografi bisa berjalan seiring dengan dunia transportasi,” jelas Feni.
Dengan hadirnya pameran ini, menunggu kereta di Stasiun Solo Balapan tak lagi terasa membosankan. Ada cerita, warna, dan keindahan rel yang bisa dinikmati siapa saja.