Lansia Tewas Usai Tabrakan di Kebakkramat Karanganyar, Pengendara Misterius Kabur
- Ilustrasi/VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Seorang pria lanjut usia, Paimin (69), warga Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, meregang nyawa setelah motornya terlibat tabrakan dengan kendaraan roda dua lain yang langsung kabur dari lokasi, Kamis (29/5/2025) pagi.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di depan Toko Elang Perkasa, Dusun Kebak Jetis. Saat kejadian, korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Legenda berpelat nomor AD 5033 PP.
Berdasarkan keterangan awal polisi, Paimin diduga hendak berpindah jalur. Namun, bukannya masuk ke sisi kiri jalan, ia justru mengambil lajur kanan dan mengenai bagian belakang motor lain yang melaju dari arah Sragen menuju Kebakkramat.
Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka serius di bagian kepala. Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung mengevakuasi korban ke RSUD Karanganyar. Sayangnya, nyawa pria sepuh itu tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham Rosyadi, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menegaskan pengendara motor yang terlibat tabrakan memilih kabur dan meninggalkan korban di lokasi kejadian.
“Identitas pengemudi motor lawan tabrakan masih kami telusuri. Yang bersangkutan langsung meninggalkan tempat kejadian perkara. Saat ini penyelidikan terus dilakukan,” ujarnya.
Polisi sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas pengendara yang melarikan diri.
“Kami fokus mendalami keterangan saksi dan mencari rekaman CCTV yang mungkin bisa membantu proses penyidikan,” tambahnya.
Kasus kecelakaan ini mendapat perhatian masyarakat sekitar lantaran pelaku tabrakan tidak bertanggung jawab. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait pengendara motor misterius tersebut agar segera melapor.
“Kami membuka ruang bagi masyarakat yang mengetahui ciri-ciri maupun kendaraan pelaku untuk memberikan informasi. Setiap detail sangat penting untuk mengungkap kasus ini,” tegas Ipda Faham.
Dengan meninggalnya Paimin, keluarga korban berharap polisi segera menemukan pelaku yang kabur. Warga sekitar pun menilai peristiwa ini menjadi pengingat agar pengendara lebih berhati-hati, terutama di jalur padat lalu lintas seperti Jalan Solo–Sragen.