FLPP Percepat Akses Rumah Terjangkau, Karanganyar Siapkan Layanan Perizinan Kilat
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Industri properti di Jawa Tengah mendapat angin segar melalui percepatan Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Dukungan ini ditegaskan Bupati Karanganyar, Rober Christanto, saat menghadiri rapat koordinasi yang digelar Pemprov Jateng di Gedung Gradika Bakti Praja, Semarang, Kamis (25/9/2025).
Forum yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tersebut menghadirkan perwakilan 35 kabupaten/kota, kalangan pengembang, hingga perbankan.
Fokus utamanya: menurunkan backlog perumahan di Jawa Tengah yang masih mencapai 1,3 juta unit.
Gubernur Luthfi menekankan perlunya pembenahan sektor pendukung agar proyek perumahan rakyat tidak tersendat. Mulai dari percepatan layanan perizinan, ketersediaan air bersih, hingga suplai listrik.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, pengembang, dan perbankan menjadi kunci agar masyarakat segera memiliki rumah layak huni,” ujarnya.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut positif langkah tersebut.
Menurutnya, Pemkab Karanganyar siap mempercepat proses administrasi, termasuk mendukung pengembang lokal agar proyek hunian subsidi berjalan lebih efektif.
“Kami berkomitmen memberikan kemudahan perizinan supaya program FLPP cepat dirasakan masyarakat,” katanya.
Sejalan dengan itu, Pemprov Jateng akan menerbitkan surat edaran untuk mempercepat perizinan dan pemecahan sertifikat tanah di BPN. Targetnya, proses bisa selesai maksimal 10 hari kerja.
Dari sisi pembiayaan, Bank Jateng menawarkan skema KPR FLPP dengan sejumlah keringanan: uang muka mulai 1 persen, cicilan sekitar Rp1 juta per bulan, serta subsidi DP sebesar Rp4 juta.
Dengan kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang, pasar properti subsidi di Jawa Tengah diharapkan lebih bergairah. Bagi masyarakat, langkah ini membuka kesempatan lebih besar memiliki rumah pertama dengan biaya terjangkau dan bunga rendah.