Polri Gelar Panen Raya Jagung di Karanganyar, Harga Pangan Dijaga Stabil

Kapolda Jateng pimpin panen jagung, stok dan harga pangan terkendali
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Lonjakan harga pangan yang kerap menekan inflasi menjadi perhatian serius pemerintah.

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Untuk menjaga stabilitas pasar sekaligus memperkuat cadangan pangan nasional, Polri menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III di Karanganyar, Sabtu (27/9/2025). 

Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo dan berlangsung serentak di seluruh Indonesia, dipantau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo via Zoom dari Mabes Polri.

img_title Perangkat Desa di Karanganyar Diciduk Saat Ambil Tempelan Sabu, Mengaku Sudah 5 Kali Membeli

Selain panen, acara turut dirangkaikan dengan Gerakan Pangan Murah, yang menyediakan beras, minyak goreng, gula, hingga telur dengan harga di bawah pasaran. Program ini diharapkan mampu meredam fluktuasi harga, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus menekan inflasi daerah.

Kapolda Jateng menegaskan peran Polri dalam agenda pangan bukan hanya simbolis.

img_title RDTR Jadi Modal Baru Karanganyar Gaet Investor, Pemkab Siapkan Kolaborasi Berkelanjutan dengan Asosiasi

“Polri hadir tidak sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga agar masyarakat tidak terbebani,” ujar Irjen Ribut.

Usai kegiatan virtual, Kapolda turun ke lahan pertanian, berdialog dengan petani, serta meninjau pasar murah yang disambut antusias warga.

Sejumlah pejabat hadir dalam kesempatan itu, antara lain Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, Bupati Karanganyar Rober Christanto, Wakil Bupati Adhe Eliana, Danrem, serta Kepala Perum Bulog Jateng Sri Muniati.

Dari sisi distribusi, Bulog mencatat penyaluran beras SPHP di Jawa Tengah sudah menembus 35 ribu ton, dengan 13.500 ton di antaranya melalui jalur Polri. 

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 13 ribu ton jagung untuk peternak ayam petelur guna mengendalikan harga pakan.

“Polri sangat membantu distribusi. Kami akan terus menyerap jagung hasil panen petani dan menjaga stok pangan tetap aman,” jelas Sri Muniati.

Sementara itu, Ketua DPRD Jateng Sumanto menekankan pentingnya menjaga lahan produktif dan mendorong inovasi di sektor pertanian.

Ia mengingatkan bahwa Jawa Tengah merupakan lumbung pangan terbesar kedua nasional setelah Jawa Timur, sehingga memiliki tanggung jawab besar dalam menopang ketahanan pangan.

Sinergi antara Polri, Bulog, pemerintah daerah, dan petani diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap stabilisasi harga, pengendalian inflasi, serta ketahanan pangan nasional.