Bupati Rober Dorong SPPG Buka Diri Lewat Medsos, Warga Bisa Pantau Program Makan Bergizi Gratis

Rober Christanto dorong SPPG aktif di media sosial
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Pemerintah Kabupaten Karanganyar makin serius memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan lancar, terbuka, dan bisa diawasi siapa pun. Caranya? Lewat media sosial.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

Dalam sosialisasi program yang digelar Minggu (5/10/2025), Bupati Karanganyar Rober Christanto didampingi Wakil Bupati Adhe Eliana menekankan pentingnya transparansi. 

Ia meminta setiap Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) punya akun media sosial resmi supaya masyarakat bisa tahu seperti apa proses penyediaan makanan bergizi untuk para penerima manfaat.

img_title Kelola 25 Destinasi di Tiga Provinsi, The Lawu Group Menjelma Jadi Raksasa Wisata Regional

“Kita ingin semua prosesnya jelas dan bisa dilihat masyarakat. Makanan yang disajikan harus sehat, aman, dan sesuai standar,” ujar Rober.

Dengan medsos, orang tua penerima manfaat juga bisa ikut memantau menu harian anak-anak mereka. Jadi, bukan cuma pemerintah yang mengawasi, tapi masyarakat juga bisa ikut memastikan semuanya sesuai aturan.

img_title Wedding Expo Perdana Hadir di Karanganyar, Farida dan Wulan Tertawa Lihat Foto Pernikahan Mereka Dipajang Vendor

Selain lewat pemantauan digital, Pemkab Karanganyar bareng Forkopimda juga menurunkan Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG). Tim ini bertugas memantau langsung di lapangan, memastikan semua berjalan sesuai SOP.

"Kami nggak hanya lihat dari laporan atau postingan medsos, tapi juga turun langsung. Harus clear semua,” tambah Rober.

Soal menu pun jadi perhatian serius. Dari bahan makanan, cara masak, sampai kebersihan dapur—semuanya dicek ketat. Tujuannya, makanan yang dibagikan benar-benar bergizi dan bermanfaat buat masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati sekaligus Ketua Satgas MBG, Adhe Eliana, menegaskan Karanganyar ingin jadi contoh daerah dengan pelaksanaan program yang bersih dan tanpa kendala.

“Target kami zero masalah, zero keracunan. Pokoknya semua harus aman dan bermanfaat,” ucap Adhe.

Ia juga mengapresiasi kehadiran langsung Bupati di acara sosialisasi. Menurutnya, itu bukti nyata bahwa pemerintah daerah serius mengawal program ini.

“Kehadiran Pak Bupati di lapangan menunjukkan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan program MBG berjalan maksimal,” tutupnya.