600 Hektare Lahan Baru, Karanganyar Pacu Bisnis Pertanian dan UMKM Lewat Gerakan Pangan Murah

Bupati Karanganyar Rober Christanto di Hari Pangan
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Memperingati Hari Pangan Sedunia 2025, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pertanian (Dispertan) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor Dispertan, Kamis (16/10/2025). 

img_title PLUT UMKM Kulonprogo Jadi Rumah Besar Ekonomi Rakyat

Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga ramah di kantong, sekaligus menikmati beragam produk unggulan lokal.

Bupati Karanganyar Rober Christanto mengatakan, sektor pertanian dan UMKM di daerahnya terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

Kreativitas warga dalam mengolah bahan pangan menjadi produk bernilai jual tinggi disebutnya sebagai salah satu kekuatan utama ekonomi daerah.

“Masyarakat Karanganyar ini kreatif sekali. Dari singkong bisa jadi pizza, dari teh lokal jadi minuman modern. Pemerintah tentu hadir untuk mendorong dan mendukung agar potensi ini makin berkembang,” ujar Rober.

img_title Kelola 25 Destinasi di Tiga Provinsi, The Lawu Group Menjelma Jadi Raksasa Wisata Regional

Ia menegaskan, kegiatan seperti GPM bukan sekadar pasar murah, tetapi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Pemerintah bekerja sama dengan Bulog, BLU, dan berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan pangan tetap stabil.

“Inflasi di Karanganyar relatif terkendali. Bahkan kita mendapat penghargaan dari Badan Pangan Nasional sebagai daerah dengan stok dan keragaman pangan terbaik ketiga secara nasional,” tambahnya.

Rober juga mengungkapkan rencana pemerintah dalam memperluas lahan pertanian sekitar 600 hektare yang muncul sebagai dampak positif pembangunan Waduk Jlantah. 

Menurutnya, penambahan lahan ini akan meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan petani.

“Dengan lahan tambahan ini, hasil pertanian bisa meningkat dan petani kita semakin sejahtera. Ini bagian dari strategi jangka panjang menjaga ketahanan pangan daerah,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Pertanian Karanganyar, Wihartomo, menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, namun tetap mengikuti harga pasar yang wajar.

“Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia Solo dan Perum Bulog yang telah memberikan dukungan penuh. Masyarakat bisa belanja beras, telur, ikan, ayam, tahu, sayur, hingga olahan khas Karanganyar seperti tiwul dan gemplong,” kata Wihartomo.

Ia juga menyebut, meski sempat ada kendala logistik di lapangan, pelaksanaan kegiatan tetap berjalan lancar dan mendapat respon positif dari warga.

Halaman Selanjutnya
img_title