JNE Klarifikasi Truk Terbakar di Tol KM 506 Karanganyar: Bukan Armada Kami
- Ist/VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Perusahaan jasa pengiriman JNE memberikan klarifikasi resmi terkait insiden kebakaran sebuah truk di ruas Tol KM 506 Karanganyar, Jawa Tengah, yang sempat diberitakan membawa paket milik JNE.
Melalui surat resmi bernomor 046/MCO/JNE/X/2025 tertanggal 20 Oktober 2025, pihak perusahaan memastikan bahwa kendaraan yang terbakar bukan bagian dari armada JNE, dan tidak mengangkut paket pengiriman JNE.
“Menanggapi sejumlah pemberitaan media, kami tegaskan bahwa truk yang mengalami kebakaran di KM 506 Tol Karanganyar bukan milik JNE dan tidak membawa paket milik pelanggan kami,” tulis Head of Media Communication Department JNE, Kurnia Nugraha, dalam pernyataan tertulisnya yang diterima VIVA Jogja, Selasa (21/10/2025).
Kurnia menambahkan, klarifikasi ini disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.
“Kami berharap klarifikasi ini dapat dipublikasikan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat,” ujarnya.
Sebelumnya, sebuah truk ekspedisi mengalami musibah kebakaran di ruas Tol KM 506, Kabupaten Karanganyar, pada Jumat (17/10/2025) siang.
Truk kontainer tersebut dilaporkan terbakar hebat ketika melaju di jalur tol, sehingga menyebabkan sebagian besar muatan hangus dilalap api.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Karanganyar, Efan R. Pratama, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 14.45 WIB dan segera mengirimkan tim ke lokasi.
“Api sudah dalam kondisi besar saat petugas tiba. Kami langsung berupaya memadamkan agar tidak merembet ke kendaraan lain,” jelasnya.
Tim Damkar Karanganyar membutuhkan waktu hampir satu jam untuk menjinakkan api. Sekitar pukul 16.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya, dan dilakukan pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran tersebut cukup besar. Namun, dengan adanya klarifikasi dari JNE, dapat dipastikan bahwa perusahaan pengiriman tersebut tidak terlibat dalam peristiwa itu.
Pihak JNE menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan pelanggan dan memastikan seluruh armada serta operasional pengiriman berjalan sesuai dengan standar keamanan perusahaan.