Cara KPU Karanganyar Tanamkan Demokrasi ke Pelajar Lewat Pemilihan Ketua OSIS

Plt Bupati Karanganyar Adhe Eliana di KPU Karanganyar
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar punya cara menarik untuk mengenalkan proses demokrasi kepada pelajar. 

img_title Cegah Kekerasan Seksual, KPU Karanganyar Tegaskan Komitmen Lewat Jaringan PKS

Bukan lewat ceramah atau seminar panjang, tapi dengan memberi kesempatan siswa merasakan langsung suasana pemilu lewat kegiatan Pemilihan Ketua OSIS ala KPU.

Melalui program ini, para pelajar SMA, SMK, dan MA se-Karanganyar menjalani seluruh tahapan seperti dalam pemilu sungguhan: mulai dari menyusun daftar pemilih, menentukan calon, melakukan kampanye, hingga penghitungan suara. Semua dijalankan oleh siswa sendiri dengan pendampingan dari KPU.

img_title KPU Serahkan Berkas Bupati dan Wakil Bupati Terpilih ke DPRD Karanganyar

Ketua KPU Karanganyar, Daryono, menjelaskan bahwa pendekatan semacam ini terbukti lebih efektif untuk menumbuhkan kesadaran politik di kalangan remaja.

“Pelajar tidak hanya mendengar teori demokrasi, tapi mengalami langsung bagaimana proses pemilihan berjalan. Dari situ mereka belajar jujur, sportif, dan memahami arti suara,” ujarnya, Selasa (28/10/2025). 

img_title Pengambilan Nomor Urut Paslon di Karanganyar Meriah, Ini Nomor yang Didapat 2 Pasangan Calon

Program yang dikenal dengan nama Milko (Pemilihan Ketua OSIS) ini telah rutin dilaksanakan sejak 2019. Setiap tahun, KPU memberikan apresiasi kepada sekolah yang dinilai berhasil menggelar pemilihan secara kreatif dan transparan. Penghargaan tersebut berupa sertifikat dan uang pembinaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang hadir dalam kegiatan apresiasi Milko, mengapresiasi langkah KPU. Ia menilai kegiatan semacam ini bisa menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk memahami bahwa politik adalah bagian penting dari kehidupan bernegara.

"Kalau orang baik menjauh dari politik, jangan heran kalau yang tidak punya niat baik justru menguasai,” kata Adhe.

Adhe juga menyinggung peran media sosial yang membuat generasi sekarang lebih terbuka terhadap isu politik. Menurutnya, tinggal bagaimana kesadaran itu diarahkan agar anak muda mampu berpikir kritis dan berkontribusi positif bagi bangsa.

“Sekarang semua pegang ponsel. Informasi begitu cepat. Tinggal bagaimana mereka bisa memilah dan paham bahwa politik bukan hal yang menakutkan,” tambahnya.

KPU Karanganyar berharap program ini bisa menyiapkan calon-calon pemilih cerdas dan bertanggung jawab, terutama menjelang pesta demokrasi nasional.

“Ketika nanti mereka punya hak pilih, mereka tidak asing dengan prosesnya. Mereka sudah paham bagaimana memilih dengan bijak,” ujar Daryono.

Halaman Selanjutnya
img_title