Empat Ambulans Dikebut, BPBD Karanganyar Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Semarang
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Banjir yang melanda wilayah Gedong, Kota Semarang, menggerakkan hati masyarakat Karanganyar.
Tanpa menunggu perintah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar bersama relawan berbagai komunitas langsung turun tangan.
Empat ambulans berisi penuh sayur-mayur segar dan bahan makanan diberangkatkan menuju lokasi bencana, Jumat (31/10/2025) sore.
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan pengiriman bantuan ini merupakan bentuk kepedulian warga Karanganyar terhadap korban banjir di Semarang.
Ia menegaskan, aksi cepat tanggap tersebut digerakkan sejak malam sebelumnya dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
"Sejak Kamis malam, kami bersama relawan menghimpun bantuan bahan pangan dari Pasar Karangpandan dan Pasar Tambang. Sore ini, empat ambulans kami berangkatkan menuju Gedong, Semarang. Total ada sekitar 20 personel yang turun langsung,” ujar Hendro Prayitno kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).
Hendro menambahkan, bantuan yang dikirim bukan hanya logistik permakanan, tapi juga tenaga relawan yang akan membantu warga membersihkan lingkungan pascabanjir.
"Mereka tidak sekadar menyerahkan bantuan, tapi juga ikut kerja bakti. Tujuannya agar warga bisa segera beraktivitas normal,” jelasnya.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, BPBD Karanganyar menggandeng berbagai kelompok relawan seperti Rindan, Realita, RPM Ngargoyoso, dan Bangsri Tumandang. Mereka bergabung dalam satu tim untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.
Pantauan di lapangan menunjukkan, suasana haru sempat menyelimuti saat rombongan ambulans dilepas dari halaman kantor BPBD Karanganyar. Warga sekitar memberikan dukungan dan doa agar perjalanan bantuan berjalan aman hingga tiba di lokasi bencana.
“Kami bergerak atas dasar kemanusiaan. Ini adalah bentuk solidaritas dan rasa persaudaraan lintas daerah. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita di Semarang,” tutur Hendro.
BPBD Karanganyar berharap, aksi solidaritas semacam ini dapat menular ke daerah lain sebagai wujud nyata kepedulian sosial di tengah bencana.
Spanduk bertuliskan “Setulus Hati untuk Kemanusiaan” terpasang di bagian depan ambulans, menjadi simbol semangat gotong royong yang tetap hidup di tengah ujian alam.