Razia Ketampanan, Propam Polres Karanganyar Sasar Polisi Berambut Gondrong
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Ada yang berbeda usai apel pagi di Polres Karanganyar. Biasanya, selepas apel, Lapangan Wira Satya segera lengang.
Namun pagi itu, Rabu (12/11/2025), suasananya berubah. Para personel dikejutkan dengan pemeriksaan kerapian yang dilakukan langsung oleh tim Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Karanganyar.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Karanganyar Kompol Miftakul Huda. Satu per satu personel diperiksa, mulai dari kerapian rambut, kelengkapan seragam dinas, hingga identitas pribadi seperti Kartu Tanda Anggota (KTA) serta Surat Ijin Mengemudi (SIM(. Tak ada yang luput dari pengawasan tim Sipropam yang dikomandoi Kasipropam AKP Soeparlan.
Termasuk atribut yang ada diseragam itupun ikut diperiksa. Bila atribut diseragam sudah tak jelas, saat itu juga, personil itu untuk mengganti atribut yang baru.
Beberapa anggota tampak tersenyum kecut ketika rambut mereka dinilai terlalu panjang. Namun alih-alih mendapat hukuman berat, di lokasi itu juga, rambut personil yang kelihatan panjang, langsung dirapihkan petugas Sipropam.
Menurut AKP Soeparlan, kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) rutin digelar sebagai bagian dari upaya menjaga wibawa dan profesionalitas anggota Polri.
“Ini bukan soal tampilan semata, tapi soal sikap. Kerapian dan disiplin mencerminkan kesiapan kita dalam melayani masyarakat,” ujar Soeparlan disela pemeriksaan kerapihan personil di Lapangan Wira Satya, Polres Karanganyar, Rabu (12/11/2025).
Ia menegaskan, pengawasan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala. Tujuannya agar seluruh personel Polres Karanganyar terbiasa menjaga penampilan dan sikap profesional, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.
Senada, Wakapolres Karanganyar Kompol Miftakul Huda menambahkan bahwa Gaktibplin menjadi salah satu langkah sederhana namun penting dalam membangun kedisiplinan internal.
“Kami ingin setiap anggota sadar bahwa disiplin bukan sekadar perintah atasan. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan jati diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan pagi itu pun berakhir tanpa insiden berarti. Meski ada beberapa personel yang mendapat teguran ringan, semuanya diterima dengan lapang dada.
Di balik suasana santai dan penuh canda, ada pesan serius yang tersampaikan, disiplin dimulai dari hal kecil, tapi berdampak besar pada citra Polri di mata publik.