Mentan Amran: Swasembada Pangan Tinggal Selangkah Lagi, Indonesia Siap Berdiri di Atas Kaki Sendiri
- Ist/VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan optimisme tinggi bahwa swasembada pangan nasional tinggal selangkah lagi terwujud.
Keyakinan itu ia sampaikan di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dalam acara bertema “Indonesia Punya Kamu”, Kamis (13/11/2025).
Amran menilai, kontribusi dunia kampus sangat penting dalam mempercepat kemandirian pangan. Ia bahkan menyebut riset yang dilakukan UNS sudah sekelas lembaga riset global seperti USDA (United States Department of Agriculture).
“Data dari UNS hampir identik dengan prediksi USDA. Ini membuktikan kemampuan riset kita sudah di level internasional,” ujar Amran disambut sorak mahasiswa.
Menurut Amran, capaian swasembada bukan sekadar wacana, tapi hasil kerja keras lintas sektor — mulai dari pemerintah pusat hingga perguruan tinggi. Ia menyebut dukungan Presiden dan sinergi antarinstansi sebagai faktor utama kemajuan pertanian Indonesia.
"Sekarang progresnya sudah 99 persen. Hanya tinggal sedikit lagi, dan dalam waktu dekat kita akan benar-benar mandiri secara pangan,” katanya penuh semangat.
Amran juga menyampaikan apresiasi kepada UNS yang disebutnya sebagai “rumah kedua” bagi pengembangan inovasi pertanian. Kampus tersebut, kata dia, telah menjadi tempat lahirnya banyak ide strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Tahun lalu saya menerima penghargaan dari UNS. Saat itu, Pak Rektor bilang Indonesia pasti bisa swasembada. Hari ini, keyakinan itu terbukti,” kenangnya.
Mentan Amran menekankan pentingnya hilirisasi pertanian agar produk lokal memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Ia mencontohkan potensi kelapa yang bisa diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai besar.
“Satu butir kelapa kalau diolah jadi minyak murni atau bubuk santan, nilainya bisa naik seratus kali lipat. Kalau bahan mentah kita olah dulu di dalam negeri, bangsa ini akan berdaulat secara ekonomi,” tegasnya.
Pada Maret 2025 lalu, UNS menganugerahkan UNS Award “Parasamya Anugraha Dharma Krida Upa Bogha” kepada Amran Sulaiman atas kiprahnya memajukan pertanian Indonesia.
Rektor UNS Prof. Hartono menyebut, penghargaan itu diberikan kepada tokoh yang memiliki integritas tinggi, semangat inovatif, dan komitmen membangun kolaborasi antara akademisi dan pemerintah.