Tiga Nama Lolos Seleksi Akhir Sekda Karanganyar, Gubernur Jateng Ambil Alih Proses Penentuan
- Kloase/VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Babak akhir seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar telah tuntas di tingkat kabupaten.
Panitia Seleksi (Pansel) hari ini, Senin (17/11/2025), secara resmi mengumumkan tiga kandidat dengan nilai tertinggi yang berhak melaju ke tahap selanjutnya di tingkat provinsi.
Tiga figur yang berhasil menempati posisi puncak hasil penilaian komprehensif tersebut adalah Kurniadi Maulato, Dwi Cahyono, dan Yopi Eko Jati Wibowo.
Ketiganya dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari kompetensi manajerial, teknis, administratif, hingga aspek kesehatan jasmani dan psikologis.
Penjabat (Pj) Sekda Karanganyar, Zulfikar Hadidh, menyampaikan bahwa penetapan ini merupakan hasil dari proses seleksi yang panjang dan ketat.
Para peserta telah melewati serangkaian tahapan yang meliputi, pemeriksaan berkas dan verifikasi rekam jejak jabatan. Asesmen integritas dan uji kompetensi. Penyusunan dan presentasi makalah strategis. Wawancara pendalaman visi. Dan pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
"Pansel telah menyelesaikan seluruh rangkaian tugasnya secara profesional. Tiga nama dengan skor tertinggi sudah kami tetapkan dan tidak ada lagi tahapan yang akan dilakukan di tingkat kabupaten," ujar Zulfikar Hadidh.
Setelah penetapan tiga besar ini, hasil resmi dari Pansel akan segera dikirimkan kepada Gubernur Jawa Tengah, melalui pengantar resmi yang ditandatangani oleh Bupati Karanganyar.
Sesuai dengan sistem merit ASN dan regulasi pengisian jabatan pimpinan tinggi, kewenangan asesmen lanjutan kini berada di tangan Gubernur. Gubernur memiliki diskresi untuk melakukan asesmen dan wawancara tambahan sebelum memberikan rekomendasi nama calon terpilih.
Rekomendasi dari Gubernur inilah yang akan menjadi landasan hukum bagi Bupati Karanganyar untuk menetapkan dan melantik sosok Sekda secara definitif. Proses ini diharapkan berjalan lancar untuk segera mengisi kekosongan jabatan tersebut demi menunjang stabilitas birokrasi dan percepatan pembangunan daerah.
Di tempat terpisah, Bupati Karanganyar, Rober Christanto, kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap prinsip objektivitas dan transparansi dalam seluruh proses seleksi.
"Kami pastikan seleksi ini bersih dari intervensi politik atau arahan dari pihak mana pun. Semua dijalankan sesuai aturan yang berlaku, dan keputusan didasarkan murni pada nilai kompetensi peserta," tegas Rober.