Pemuda Asal Jumantono Dihajar Gerombolan Motor di Depan Alfamart Jaten Dini Hari
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Insiden kekerasan menimpa seorang pemuda berinisial A, warga Jumantono, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 04.35 WIB.
Ia menjadi korban serangan sekelompok pengendara motor ketika berada di depan sebuah Alfamart di kawasan Jaten, jalur Solo–Tawangmangu.
Korban mengalami luka dan telah dibawa ke RSUD Karanganyar untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari sejumlah sumber, A saat itu tengah duduk bersama seorang temannya di area depan toko. Di tengah aktivitas tersebut, muncul rombongan motor dari arah timur.
Kelompok itu diperkirakan berjumlah tujuh orang dengan masing-masing membawa sepeda motor.
Tanpa percakapan atau pemicu jelas, rombongan tersebut langsung berhenti, mengejar A, dan melakukan pengeroyokan. Setelah melakukan aksinya, mereka bergegas meninggalkan lokasi ke arah timur.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Wikan Sri Kadiyono, memastikan laporan tersebut benar. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian sudah turun ke lapangan tak lama setelah kejadian.
“Betul, ada dugaan pengeroyokan di wilayah Jaten dini hari tadi. Korban masih dalam perawatan di RSUD Karanganyar,” ujar Wikan, Minggu (23/11/2025).
Wikan menjelaskan bahwa penyidik telah memeriksa orang-orang yang berada di sekitar lokasi waktu kejadian. Selain itu, rekaman kamera pengawas yang berada di sepanjang jalur Solo–Tawangmangu sedang dianalisis untuk mengidentifikasi para pelaku.
Dari hasil awal, para pelaku dipastikan lebih dari satu orang dan menggunakan beberapa sepeda motor saat melakukan aksinya.
“Kami sudah meminta keterangan saksi dan menindaklanjuti rekaman CCTV di sekitar titik kejadian,” terang orang nomer satu di team Macan Putih Lereng Lawu ini.
Hingga penyelidikan berjalan, polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pengeroyokan tersebut. Wikan menegaskan bahwa proses pengejaran masih berlangsung.
“Motifnya masih kami telusuri. Kami mengajak masyarakat yang mengetahui detail apa pun terkait kejadian ini untuk melapor. Informasi sekecil apa pun sangat membantu agar pelaku cepat kami tangkap,” ujar Wikan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas nongkrong di jam rawan untuk mencegah hal serupa. Sementara itu, A kini berada dalam kondisi stabil meski masih menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.