Bawaslu Karanganyar dan PWI Surakarta Teken MoU untuk Perkuat Informasi Pengawasan Pemilu

Ketua Bawaslu Karanganyar dan Ketua PWI Surakarta menandatangani MoU
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karanganyar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solo untuk memperkuat edukasi publik terkait pengawasan kepemiluan. 

img_title Isu Penyelamatan Aset Bank Mengemuka, IKADIN Karanganyar Soroti Hukum Kepailitan dan Tindak Pidana Perbankan

Penandatanganan yang berlangsung di kantor Bawaslu Karanganyar, Rabu (26/11/2025), itu disaksikan seluruh komisioner Bawaslu dan dihadiri Sekretaris PWI Solo, Asep Abdullah Rowi, beserta sejumlah pengurus PWI lainnya.

Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi Bawaslu dalam masa non-tahapan untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

img_title Bendungan Jlantah Resmi Beroperasi, Perkuat Pasokan Air Pertanian Karanganyar

Menurut dia, peran media menjadi kunci dalam memastikan publik mendapat informasi yang akurat dan mudah dipahami mengenai proses pengawasan pemilu.

“Media adalah mitra strategis yang mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas. Harapannya, melalui kerja sama ini, partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dapat meningkat karena informasi yang mereka terima lebih jelas dan terpercaya,” ujar Nuning.

img_title SILPA Rp214 Miliar Jadi Modal Baru Karanganyar, DPRD Minta Dimaksimalkan untuk Percepat Pembangunan dan Dongkrak PAD

Ia menyebutkan bahwa Bawaslu memiliki kewajiban untuk terus mengembangkan pengawasan partisipatif sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017. 

Kolaborasi dengan PWI dianggap selaras dengan misi tersebut, mengingat media berperan besar dalam membangun kesadaran politik publik, sekaligus mendorong masyarakat turut terlibat secara aktif dalam menjaga integritas pemilu.

Ketua PWI Solo, Anas Syahirul Alim, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa PWI menyambut baik kerja sama tersebut.

Ia menyampaikan bahwa jurnalisme membutuhkan ruang kolaborasi dengan lembaga-lembaga pengawas agar kualitas pemberitaan semakin presisi, terutama dalam isu-isu kepemiluan yang menuntut kehati-hatian dan pemahaman regulasi.

“Pers bertanggung jawab memastikan publik menerima informasi yang benar dan proporsional. Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap hubungan antara media dan Bawaslu semakin solid dalam membangun ruang publik yang sehat dan berorientasi pada fakta,” ujar Anas.

Kehadiran para pengurus PWI, termasuk Sekretaris PWI Solo, Asep Abdullah Rowi, menjadi penanda dukungan penuh organisasi terhadap upaya meningkatkan kualitas informasi kepemiluan di tingkat daerah.

Melalui MoU tersebut, Bawaslu dan PWI berkomitmen memperkuat koordinasi dalam penyebaran informasi, penyediaan ruang diskusi, hingga kemungkinan pelaksanaan program peningkatan kapasitas bagi wartawan dan pengawas pemilu.

Halaman Selanjutnya
img_title