Persibo Bojonegoro Paksa Persika Karanganyar Telah Pil Pahit Kekalahan 1-0 di Liga 3 Nusantara

Pemain Persika Berebut Bola dengan Pemain Persibo
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Persika Karanganyar kembali menelan pil pahit kekalahan dalam laga lanjutan pertandingan ketiga Grup C Liga Nusantara 2025/2026. 

img_title Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran PT Porto di Karanganyar, Peliputan Wartawan Diwarnai Pengusiran

Setelah sebelumnya takluk ditangan RANS Nusantara dengan skor 1-0, kali ini tim berjuluk Laskar Lawu juga kalah saat menghadapi Persibo Bojonegoro 1-0 dalam laga yang digelar di Stadiun UNS, Solo, Jumat (12/12/2025). 

Secara statistik laga kedua tim berjalan seru. Saling serang mewarnai jalannya pertandingan. Bahkan Persika Karanganyar lebih unggul dengan 54 persen penguasaan bola dan melepaskan 12 tendangan yang enam di antaranya tepat sasaran, namun Persibo Bojonegoro dapat tampil lebih efektif.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Perubahaan taktik Persibo di babak kedua, setelah babak pertama berakhir tanpa gol, cukup efektif. 

Perombakan skema serangan yang dilakukan pelatih Iwan Setiawan membuat Persibo lebih dominan dalam penguasaan bola.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

Puncaknya terjadi pada menit ke-70. Bayu Nugroho memanfaatkan ruang kosong di lini pertahanan Persika dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu ditepis kiper. Gol ini menjadi pukulan telak bagi Persika yang sejak awal tampil cukup disiplin.

Usai tertinggal, Persika mencoba merespons dengan menaikkan garis permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan, namun rapatnya pertahanan Persibo membuat upaya Persika selalu kandas sebelum memasuki kotak penalti.

Pelatih Persibo, Iwan Setiawan, menyebut kemenangan ini merupakan hasil kerja keras pemain yang disiplin sejak awal laga.

“Anak-anak tampil sesuai instruksi. Mereka sabar, fokus, dan disiplin. Kemenangan ini jadi dorongan besar untuk pertandingan selanjutnya,” ujar Iwan.

Sementara itu, pelatih Persika, Ahmad Bustomi, terlihat tidak puas dengan performa tim. Mantan pemain timnas itu menilai permainan Persika jauh di bawah standar.

“Pertandingan sangat tidak memuaskan. Kami tampil buruk, ini bukan wajah Persika. Dua kekalahan terakhir menjadi tanggung jawab saya,” tegasnya.

“Semua akan ditinjau ulang. Pemain, taktik, bahkan tim pelatih. Kami harus berbenah jika ingin tetap bersaing, "ujarnya.

Kekalahan ini membuat tekanan kepada skuad Persika semakin besar. Dalam dua pertandingan terakhir, mereka belum mencetak gol dan kebobolan dua kali. Minimnya kreativitas lini tengah dan tajamnya barisan serang menjadi pekerjaan rumah serius.

Halaman Selanjutnya
img_title