Gandeng BMKG, KAI Daop VI Terapkan Sistem Peringatan Cuaca ala Penerbangan
- VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - Antisipasi cuaca buruk yang bisa mengganggu perjalanan Kereta Api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengambil langkah kolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.
Nantinya, seperti perjalanan maskapai penerbangan, rekomendasi kondisi cuaca dari BMKG menjadi pegangan PT KAI saat mengoperasionalkan perjalanan kereta.
MoU antara PT KAI Daop VI dan BMKG resmi ditandatangani antara Executive Vice President KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Respationo, bersama Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Yogyakarta BMKG, Warjono.
MoU ini teepusat pada pemanfaatan data meteorologi dan sistem peringatan dini cuaca ekstrem guna mendukung kelancaran operasional kereta api.
Bambang Respationo menegaskan bahwa faktor cuaca menjadi salah satu variabel krusial dalam keselamatan perjalanan kereta api.
Hujan intensitas tinggi, angin kencang, hingga potensi cuaca ekstrem lainnya dapat berdampak langsung terhadap infrastruktur dan operasional perjalanan.
“Melalui sinergi dengan BMKG, kami memperoleh informasi cuaca yang lebih presisi dan cepat. Hal ini sangat membantu dalam menentukan langkah antisipasi dan pengambilan keputusan operasional, terutama menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026,” ujar Bambang, Senin (15/12/2025).
Hal serupa juga diungkapkan Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama layanan transportasi publik.
“Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG yang diterima secara real time menjadi dasar penting dalam mencegah potensi gangguan perjalanan akibat kondisi alam,” kata Feni.
Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya berdampak pada internal operasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pengguna jasa kereta api.
Dengan dukungan data cuaca yang akurat, potensi keterlambatan maupun risiko keselamatan dapat ditekan secara signifikan.
Ruang lingkup kerja sama KAI Daop 6 Yogyakarta dan BMKG mencakup penyediaan prakiraan cuaca harian, peringatan dini cuaca ekstrem, serta data meteorologi khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional perkeretaapian di wilayah Daop 6.
KAI Daop 6 berharap kemitraan ini dapat terjalin secara berkelanjutan dan semakin solid, sehingga mampu mendukung sistem transportasi kereta api yang aman, andal, dan berorientasi pada keselamatan pelanggan, khususnya di tengah tantangan perubahan cuaca yang kian dinamis.