Kadin Karanganyar Bidik Pengusaha Besar, Momentum Tahun Kuda Api Dorong Akselerasi 2026
- Ist/VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Karanganyar menyiapkan strategi ekspansi keanggotaan dengan membidik pengusaha skala besar lintas sektor sebagai upaya memperkuat daya ungkit ekonomi daerah menjelang 2026, bertepatan dengan Tahun Kuda Api yang kerap dimaknai sebagai simbol keberanian ekspansi, dinamika usaha, dan akselerasi pertumbuhan ekonomi.
Strategi ini disiapkan untuk memperluas jejaring dunia usaha, memperkuat arus investasi, serta menciptakan efek berganda yang lebih luas bagi perekonomian Karanganyar.
Wakil Ketua Bidang Iptek, Multimedia, dan Telekomunikasi Kadin Karanganyar sekaligus Sekretaris Kadin, Fermy Ferdianto, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Kadin Karanganyar serta dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
“Sesuai arahan Ketua Kadin dan juga Bupati, Kadin Karanganyar bergerak menambah keanggotaan, terutama dari kalangan pengusaha besar. Dalam dua pekan terakhir, kami mulai melakukan pendekatan dengan sejumlah pelaku usaha skala besar, salah satunya di kawasan Palur,” ujar Fermy pada VIVA Jogja, Selasa (30/12/2025).
Fermy menjelaskan, Kadin Karanganyar tengah menyusun pemetaan sektor usaha bernilai tambah tinggi yang dinilai mampu memperkuat struktur ekonomi daerah, di antaranya industri garmen dan minyak kemasan.
“Masuknya pengusaha besar sebagai anggota Kadin diyakini akan memperkuat daya dorong ekonomi daerah, mulai dari peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan rantai pasok lokal,” jelasnya.
Selain ekspansi keanggotaan, Kadin Karanganyar juga memperkuat komunikasi dan konsolidasi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sebagai bagian dari penguatan ekosistem dunia usaha.
“Ada masukan dari Pemkab agar komunikasi dengan Apindo terus diperkuat. Harapannya, anggota Apindo dapat bergabung menjadi bagian dari Kadin sehingga kekuatan dunia usaha di Karanganyar semakin terintegrasi,” kata Fermy.
Di sektor ekonomi kreatif, Kadin Karanganyar memastikan pelaku usaha kuliner dan restoran tetap menjadi bagian dari pengembangan organisasi, meski fokus utama tetap diarahkan pada pengusaha berskala besar.
“Kuliner tetap kami masukkan karena kontribusinya signifikan. Namun, prioritas utama saat ini adalah pengusaha besar agar dampak ekonominya lebih terasa,” tegasnya.
Sementara itu, pengurus Kadin Karanganyar Bidang Organisasi, Anton Sugiarto, menilai penetapan Karanganyar sebagai tuan rumah Suloraya Green Sale 2026 sebagai peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.