PSI Terang-terangan Bidik Jawa Tengah, Tantang Dominasi Partai Mapan
- VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - PSI mulai terang-terangan membidik Jawa Tengah sebagai ladang politik utama.
Targetnya tidak main-main, menang mutlak pada Pemilu 2029. Sinyal itu ditegaskan langsung Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep saat membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Tengah di Sunan Hotel Solo, Kamis (8/1/2026).
Rakorwil bertema “Bergerak, Bertumbuh, Menginspirasi” itu bukan sekadar konsolidasi rutin. Forum ini menjadi penanda keseriusan PSI membenahi mesin partai sejak dini, sekaligus mengukur kesiapan struktur menghadapi tahapan krusial verifikasi partai politik pada 2027.
Kaesang mengungkapkan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI saat ini sedang menyisir ulang kepengurusan di seluruh kabupaten dan kota. Fokus utama bukan pada wacana elektoral, melainkan memastikan struktur partai benar-benar eksis dan bekerja.
“DPP sedang melakukan verifikasi ketua di kabupaten dan kota. Kalau struktur tidak rapi, jangan bicara menang,” kata Kaesang.
Putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu menegaskan, pesan Dewan Pembina PSI jelas: kemenangan partai ditentukan oleh kekuatan organisasi di level bawah, bukan semata popularitas elite pusat.
Ia bahkan secara terbuka memberi penekanan khusus kepada Jawa Tengah—provinsi dengan basis pemilih besar dan persaingan politik ketat—sebagai target strategis PSI ke depan.
“Saya minta struktur PSI di Jawa Tengah betul-betul solid. Target kita, 2029 PSI menang di Jawa Tengah,” tegasnya.
Kaesang mengingatkan, ambisi besar itu tidak akan berarti jika PSI gagal melewati verifikasi sebagai peserta pemilu pada 2027. Karena itu, pembenahan administrasi dan pengurus harus tuntas sebelum partai berbicara soal peta kemenangan.
“Sebelum bicara soal menang, kita harus lolos verifikasi dulu. Itu yang paling mendasar,” ujarnya.
Di luar konsolidasi struktural, PSI juga mulai bergerak dengan survei internal di sejumlah daerah di Jawa Tengah. Survei dilakukan tertutup sebagai bagian dari pemetaan kekuatan sekaligus menjaga ritme kerja kader agar tidak kendor.
Kaesang juga menyinggung capaian PSI yang mulai menancapkan kaki di pemerintahan daerah, termasuk keberhasilan menempatkan kader sebagai Wakil Wali Kota Solo dan wakil di DPRD. Capaian itu disebutnya sebagai modal awal, bukan tujuan akhir.