Warga Solo yang Hilang Sepekan Ditemukan Meninggal di Sungai Karanganyar
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Misteri penemuan mayat pria di tepi sungai Gondangrejo akhirnya terungkap. Polisi memastikan korban merupakan warga Solo yang sebelumnya dilaporkan hilang selama sepekan.
Identitas korban diketahui setelah keluarga melakukan pencocokan ciri di rumah sakit. Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki penyebab kematian korban.
Korban diketahui bernama Moh Hilal (60), warga Kecamatan Jebres, Kota Solo, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga.
Kepastian identitas korban diperoleh setelah pihak keluarga mendatangi rumah sakit dan mengikuti proses identifikasi. Polisi memastikan kecocokan berdasarkan ciri fisik yang masih dapat dikenali oleh keluarga korban.
Kapolsek Gondangrejo AKP Subhi menyampaikan bahwa keluarga korban telah melaporkan kehilangan sejak 15 Januari 2026, atau sekitar satu pekan sebelum jasad ditemukan warga.
“Setelah dilakukan pencocokan ciri-ciri oleh pihak keluarga, korban dipastikan bernama Moh Hilal, warga Kepunton, Jebres, Solo. Keluarga menyatakan korban telah dilaporkan hilang sejak 15 Januari,” ujar AKP Subhi, Sabtu (24/1/2026).
Laporan orang hilang tersebut sebelumnya masuk ke Polsek Gondangrejo dan kemudian dicocokkan dengan temuan mayat yang ditemukan warga pada Kamis pagi (22/1/2026). Dari hasil pencocokan, polisi menyatakan data keduanya saling berkaitan.
Setelah proses identifikasi rampung, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan seluruh tahapan telah dilakukan sesuai prosedur.
Sebelumnya, warga Desa Rejosari dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tersangkut di pohon di pinggir sungai sekitar pukul 09.00 WIB. Mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah berburu burung di sekitar lokasi.
Saksi awalnya mengira objek yang terlihat dari kejauhan merupakan bangkai hewan. Namun setelah didekati, ia menyadari bahwa yang tersangkut di pohon tersebut adalah tubuh manusia, lalu melaporkannya ke aparat desa dan kepolisian.
Kasi Humas Polres Karanganyar Iptu Mulyadi sebelumnya menjelaskan bahwa kondisi jasad saat ditemukan sudah mengalami pembusukan lanjut, tanpa pakaian, serta dipenuhi belatung sehingga menyulitkan proses pengenalan awal.
Dari tubuh korban hanya ditemukan sebuah cincin akik, tanpa identitas diri lainnya.
Petugas Polsek Gondangrejo bersama tim Polres Karanganyar langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).