Hari Kedelapan Pencarian Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang, Ratusan Warga Gelar Salat Istianah

Hari kedelapan, Relawan terus lakukan pencarian
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Operasi pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, memasuki hari kedelapan pada Senin (26/1/2026). 

img_title Pengelola Gunung Lawu Blacklist Penyelenggara Open Trip Dua Tahun, Pelanggaran Berulang Berujung Sanksi Tegas

Kegiatan pencarian diawali dengan salat istianah yang digelar ratusan warga dan relawan sebagai doa bersama sebelum tim gabungan kembali melakukan penyisiran.

Salat istianah berlangsung di kawasan Gondosuli dan diikuti oleh masyarakat sekitar, relawan, serta unsur pendukung pencarian. 

img_title Longsor Putus Akses Antardusun di Jatiyoso Karanganyar, 18 Rumah Warga Terisolasi

Usai doa bersama dan tausyiah singkat, tim langsung bergerak menuju jalur pendakian Bukit Mongkrang untuk melanjutkan operasi pencarian.

Pendaki yang masih dalam pencarian diketahui bernama Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Ia dilaporkan tidak kembali sejak melakukan pendakian pada Minggu (18/1/2026). Hingga kini, keberadaannya belum diketahui.

img_title Evakuasi Pendaki Lawu Cedera Habiskan Rp12 Juta, PUD Aneka Usaha Benahi Jalur

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan pelaksanaan salat istianah merupakan bagian dari ikhtiar batin yang dilakukan seiring dengan upaya pencarian secara teknis di lapangan.

“Pencarian hari ke delapan diawali dengan salat istianah yang diikuti sekitar 300 jamaah. Setelah itu tim gabungan kembali melanjutkan pencarian di jalur pendakian Bukit Mongkrang,” kata Hendro, Senin (26/1/2026). 

Menurut Hendro, operasi pencarian melibatkan BPBD Karanganyar, Basarnas, TNI, Polri, relawan pecinta alam, serta masyarakat setempat yang memahami karakter medan Gunung Lawu.

Personel dibagi ke dalam beberapa regu untuk menyisir sektor-sektor yang telah ditentukan.

Penyisiran difokuskan pada sejumlah titik yang selama beberapa hari terakhir dinilai perlu ditelusuri kembali.

Pada pencarian sebelumnya, tim sempat menemukan indikasi awal berupa aroma menyengat menyerupai sulfur serta beberapa barang di kawasan pendakian. Namun hingga pencarian hari ketujuh, temuan tersebut belum mengarah pada penemuan korban.

“Seluruh indikasi sudah kami tindak lanjuti. Sampai laporan terakhir, hasil pencarian masih nihil,” ujarnya.

Proses pencarian di Bukit Mongkrang menghadapi tantangan berupa medan terjal, vegetasi lebat, serta perubahan cuaca yang cepat. Oleh karena itu, setiap pergerakan tim dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel.

Selain jalur pendakian utama, tim juga menyisir area di luar jalur resmi yang berpotensi dilalui pendaki. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk menentukan strategi lanjutan.

Halaman Selanjutnya
img_title