Jurang Terdalam Tapak Nogo, Tahap Krusial Pencarian Pendaki Mongkrang Hari ke-12
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Operasi pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang, lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, memasuki fase paling menentukan.
Memasuki hari ke-12, tim SAR gabungan bersiap menghadapi tantangan ekstrem dengan rencana menuruni jurang terdalam yang berada di antara Pos Bayangan dan Pos 3, tepatnya di kawasan Tapak Nogo.
Upaya pencarian yang dilakukan sepanjang Jumat kembali belum membuahkan hasil. Operasi Pencarian dan Pertolongan (OPSSAR) hari ke-12 dilaporkan nihil, tanpa ditemukannya tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan korban.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, menyampaikan bahwa tim telah menyisir sejumlah sektor potensial, namun belum menemukan petunjuk baru.
“Izin melaporkan dengan hormat, hasil OPSSAR hari ini nihil. Untuk tanda-tanda keberadaan korban juga belum ditemukan,” ujar Hendro Prayitno, Jumat (30/1/2026).
Meski demikian, pencarian belum dihentikan. Justru, tim SAR gabungan kini menyiapkan langkah paling berisiko sejak operasi dimulai.
Fokus pencarian berikutnya akan diarahkan pada satu titik jurang paling dalam di area Tapak Nogo, yang berada di antara Pos Bayangan dan Pos 3, jalur yang dikenal memiliki kontur ekstrem dan medan berbahaya.
Jurang tersebut berada di jalur pendakian yang kerap dilalui pendaki, namun memiliki dinding curam, celah sempit, serta vegetasi rapat yang menutup pandangan dari atas. Kondisi ini membuat area tersebut sulit dijangkau dengan metode pencarian biasa.
“Rencana OPSSAR besok pagi dilakukan penelusuran satu titik pada jurang terdalam di area Tapak Nogo dengan sistem vertikal,” jelas Hendro.
Untuk menjangkau lokasi tersebut, tim SAR akan menerapkan metode vertical rescue, sebuah teknik penyelamatan khusus yang membutuhkan keterampilan tinggi, peralatan lengkap, serta koordinasi ketat antar personel.
Sejak sore hari, persiapan mulai dilakukan. Peralatan vertical rescue seperti tali carmantel, harness, descender, carabiner, hingga helm keselamatan diperiksa secara detail.
Setiap simpul tali diuji, setiap pengait dipastikan terkunci sempurna. Tidak ada ruang untuk kesalahan sekecil apa pun.
Bukit Mongkrang di lereng Gunung Lawu dikenal memiliki karakter jalur yang menantang. Di antara Pos Bayangan dan Pos 3, medan cenderung sempit, licin, dan dipenuhi jurang-jurang tersembunyi. Kabut yang kerap turun tiba-tiba semakin menambah risiko dalam setiap pergerakan tim.