Kampus Muda UMUKA Solo Buka 8 Prodi Sekaligus, Dampak Penggabungan dari Sumsel

UMUKA Solo Buka 8 Prodi
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Delapan program studi baru resmi dibuka Universitas Muhammadiyah Karanganyar (UMUKA) Solo pada 2026. 

img_title PP Muhammadiyah Targetkan UMUKA Solo Sejajar UMS, Muh Samsuri Emban Misi Perkuat Kualitas Kampus

Pembukaan prodi yang sempat dimoratorium pemerintah ini menjadi dampak langsung dari penggabungan Akademi Kebidanan Nusantara Indonesia dari Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.

Langkah tersebut diumumkan dalam acara peluncuran penyatuan perguruan tinggi yang digelar di Kampus UMUKA Solo, Senin (2/2/2026). 

img_title UMUKA Karanganyar Gandeng Pakar Malaysia, Siapkan Lulusan Bahasa Inggris Berdaya Saing Global

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Aisyah Endah Palupi, menilai akselerasi yang dilakukan UMUKA sebagai capaian signifikan bagi perguruan tinggi swasta yang tergolong muda.

“Belum genap empat tahun berdiri, UMUKA sudah mampu melakukan penggabungan perguruan tinggi sekaligus membuka delapan program studi baru. Ini capaian luar biasa,” ujarnya.

img_title UMY Satukan PTS DIY, Bahas Tantangan dan Arah Kebijakan Pendidikan Tinggi

Aisyah menjelaskan, kebijakan penggabungan perguruan tinggi swasta memberikan ruang pembukaan program studi yang sebelumnya berada dalam kebijakan moratorium. 

Namun demikian, seluruh proses tetap berada di bawah pengawasan ketat Kemendikbudristek melalui Direktorat Kelembagaan dan LLDIKTI.

Adapun delapan program studi baru yang dibuka UMUKA meliputi S1 Manajemen, S1 Psikologi, S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), S1 Ilmu Pemerintahan, S1 Pendidikan Bahasa Inggris, S1 Pendidikan Jasmani, S1 Hukum, serta D3 Kebidanan.

Menurut Aisyah, keberagaman program studi tersebut berpotensi menjadi daya tarik baru bagi lulusan SMA, SMK, dan MA, khususnya di wilayah Soloraya dan Karanganyar, baik untuk jenjang diploma maupun sarjana.

Ia juga mengapresiasi pendampingan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terhadap UMUKA dalam pengembangan kelembagaan dan akademik. 

Sinergi antarkampus Muhammadiyah dinilai berperan penting dalam menjaga mutu dan tata kelola perguruan tinggi.

“Pendampingan dari UMS menjadi kekuatan tersendiri bagi UMUKA dalam menjaga kualitas akademik dan kelembagaan,” katanya.

Sementara itu, Rektor UMUKA Solo, Samsuri, menyebut dari delapan program studi baru tersebut, Program D3 Kebidanan merupakan prodi bawaan dari Akademi Kebidanan Nusantara Indonesia yang bergabung dari Sumatera Selatan.

“Prodi-prodi ini sebelumnya memang berada dalam kebijakan moratorium. Namun karena adanya penyatuan perguruan tinggi, kami mendapat izin untuk membuka kembali. Ini menjadi peluang besar bagi UMUKA,” ujarnya.

Seluruh program studi baru tersebut mulai menerima mahasiswa pada tahun akademik 2026/2027. Dengan penambahan ini, UMUKA menargetkan memiliki 23 program studi aktif pada tahun 2027.

Halaman Selanjutnya
img_title