Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Karanganyar Dini Hari, BPBD Laporan Kerusakan Rumah dan Sekolah
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Jumat (7/2) dini hari sekitar pukul 01.05 WIB.
Getaran gempa terasa di sejumlah wilayah dan membangunkan warga dari tidur. Hingga Jumat malam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan pemantauan lapangan dan berkoordinasi dengan relawan sesaat setelah gempa terjadi.
“Begitu menerima informasi gempa, kami langsung berkoordinasi dengan jejaring relawan untuk memastikan kondisi di lapangan,” ujar Hendro pada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Menurutnya, pada malam kejadian BPBD belum menerima laporan kerusakan dari warga. Laporan baru masuk beberapa jam kemudian, tepatnya pada pagi hari.
“Pada pengecekan awal malam hari belum ada laporan kerusakan. Pagi harinya mulai ada warga yang melaporkan dampak gempa,” jelasnya.
Berdasarkan pendataan sementara BPBD Karanganyar, gempa berdampak pada tiga rumah warga.
Dua rumah di Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso, dan satu rumah di Desa Wonokeling dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
“Kerusakan rumah warga sebagian besar berupa genteng yang melorot akibat guncangan gempa. Struktur bangunan utama masih aman,” kata Hendro.
Selain rumah warga, gempa juga berdampak pada SD Negeri 3 Mberuk, Kecamatan Jatiyoso. Di sekolah tersebut, retakan dinding, runtuhnya sebagian material bangunan, serta kerusakan pada beberapa pilar penyangga ditemukan saat pendataan.
“Kerusakan paling terlihat memang di bangunan sekolah. Ada bagian yang jatuh, tembok retak, dan pilar yang putus, tetapi kondisinya masih bisa dikendalikan,” ujarnya.
Hendro menambahkan, hingga Jumat malam tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa. BPBD juga masih melakukan pendataan lanjutan sebagai dasar penanganan selanjutnya.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Saat ini kami masih melakukan pendataan untuk memastikan seluruh dampak tertangani dengan baik,” tegasnya.
BPBD Karanganyar mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, serta segera melaporkan apabila menemukan kerusakan tambahan pada bangunan rumah maupun fasilitas umum.