De Tasikmadu Heritage, Wisata Hutan Kota Bernuansa Sejarah yang Lagi Ramai di Karanganyar

De Tasikmadu Heritage, Wisata Hutan Kota
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Butuh tempat buat recharge pikiran tanpa harus pergi jauh? De Tasikmadu Heritage bisa jadi jawabannya.

img_title SDN 4 Seloromo di Karanganyar Hanya Punya 14 Siswa, Kelas VI Belajar Berdua hingga Ada yang Sendirian

Kawasan wisata baru di Karanganyar ini mulai ramai dikunjungi sejak dibuka secara soft opening, terutama oleh warga yang ingin menikmati udara segar sambil beraktivitas ringan.

Berlokasi di area bekas Pabrik Gula Tasikmadu, De Tasikmadu Heritage memadukan konsep hutan kota, wisata sejarah, dan ruang publik terbuka. Suasananya hijau, teduh, dan terasa kontras dengan hiruk pikuk jalanan kota di sekitarnya.

img_title Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran PT Porto di Karanganyar, Peliputan Wartawan Diwarnai Pengusiran

Begitu masuk kawasan, pengunjung langsung disambut deretan pohon-pohon tua, jalur pedestrian yang nyaman, serta pemandangan kereta yang sesekali melintas. 

Banyak pengunjung memanfaatkan area ini untuk jogging pagi, jalan santai, hingga sekadar duduk menikmati suasana.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Direktur Utama PUD Aneka Usaha, Samidi, menyebut De Tasikmadu Heritage dirancang sebagai ruang untuk “menghirup hutan kota”.

“Di sini orang bisa olahraga ringan sambil menikmati alam. Udara masih sejuk, terdengar suara burung, dan ada nuansa sejarah yang kuat dari bangunan serta lingkungan sekitarnya,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).

Meski masih tahap awal, kawasan ini sudah menyediakan kereta wisata yang menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi keluarga. Ke depan, pengelola juga berencana menambah fasilitas ramah keluarga, salah satunya kolam renang anak atau kolam keceh.

Menariknya, De Tasikmadu Heritage tetap terasa nyaman meski dikunjungi pada siang hari. Banyak pengunjung datang untuk sekadar melepas penat setelah beraktivitas.

“Kalau lagi capek atau butuh suasana tenang, datang ke sini cukup membantu. Tidak panas, dan suasananya bikin rileks,” tambah Samidi.

Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Pada akhir pekan, jumlah pengunjung bisa mencapai ribuan orang, sementara pada hari biasa berkisar 500–600 pengunjung per hari. Angka ini terbilang tinggi untuk kawasan yang masih dalam masa soft opening.

Untuk menikmati kawasan ini, pengunjung tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Tiket masuk dibanderol Rp5.000 per orang, sementara kereta wisata dikenakan tarif Rp10.000. 

Harga yang ramah di kantong ini membuat De Tasikmadu Heritage cocok sebagai destinasi wisata harian.

Halaman Selanjutnya
img_title