Evakuasi Pendaki di Gunung Mongkrang Berlangsung Dramatis, Jenazah Diturunkan Lewat Jalur Sungai

Inilah aliran sungai evakuasi jenazah pendaki Gunung Mongkrang
Sumber :
  • SAR Karanganyar/VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Evakuasi jenazah pendaki Yasid Ahmad Firdaus dari kawasan Gunung Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, berlangsung dramatis. 

img_title Isu Penyelamatan Aset Bank Mengemuka, IKADIN Karanganyar Soroti Hukum Kepailitan dan Tindak Pidana Perbankan

Tim SAR gabungan harus menurunkan jenazah melalui jalur sungai Beruk yang licin dan terjal hingga menjelang malam, Selasa (10/2/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 08.45 WIB di Bukit Mongkrang sisi selatan. 

img_title Bendungan Jlantah Resmi Beroperasi, Perkuat Pasokan Air Pertanian Karanganyar

Berdasarkan data Basarnas, lokasi penemuan berada pada koordinat 07°41'00" Lintang Selatan dan 111°10'30" Bujur Timur, masih termasuk kawasan Gunung Mongkrang.

Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, mengatakan jalur evakuasi dialihkan melalui Beruk dengan mengikuti alur sungai demi keselamatan tim.

img_title SILPA Rp214 Miliar Jadi Modal Baru Karanganyar, DPRD Minta Dimaksimalkan untuk Percepat Pembangunan dan Dongkrak PAD

“Jalur utama Mongkrang terlalu terjal dan berisiko. Karena itu, evakuasi kami lakukan melalui jalur sungai yang lebih landai,” kata Kamal.

Sekitar 50 personel SAR gabungan dikerahkan dalam proses tersebut. Sebanyak 15 orang tergabung dalam tim inti yang bergerak langsung ke titik penemuan jenazah. Medan berat, berbatu, dan licin membuat proses evakuasi berlangsung cukup lama.

Jenazah korban baru berhasil tiba di titik aman sekitar pukul 18.00 WIB. Selanjutnya, jenazah langsung dibawa ke RSUD Karanganyar untuk menjalani pemeriksaan medis serta proses identifikasi lanjutan oleh kepolisian.

Proses evakuasi dipantau langsung oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Wakil Bupati Adhe Eliana, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, serta Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno. 

Rombongan pimpinan daerah tersebut segera menuju lokasi setelah menerima laporan penemuan korban.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh relawan, Basarnas, TNI, Polri, dan semua pihak yang telah bekerja keras,” ujar Bupati Rober.

Ia menambahkan, hasil pencocokan awal menunjukkan identitas korban sesuai dengan dokumen pribadi serta keterangan dari pihak keluarga.

“Untuk sementara, data dan ciri-ciri korban sudah sinkron,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memastikan seluruh biaya penanganan jenazah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, mulai dari pelayanan di RSUD hingga pengantaran jenazah ke rumah duka menggunakan ambulans.

“Seluruh biaya kami gratiskan sebagai bentuk kepedulian pemerintah,” tegas Bupati.

Sementara itu, Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti menyampaikan bahwa proses identifikasi resmi oleh tim Inafis Polres Karanganyar masih terus berlangsung.

Halaman Selanjutnya
img_title