Mudik Lebaran 2026 Dimulai, KAI Tambah 12 Kereta dari Yogyakarta dan Solo

KAI Daop 6 siapkan kereta tambahan untuk mudik Lebaran 2026
Sumber :
  • VIVA Jogja

SOLO, VIVA Jogja - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mempercepat langkah antisipasi lonjakan penumpang. 

img_title KA Mataram, Progo hingga Manahan Dibatalkan Imbas Evakuasi KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya

Selama periode angkutan 11 Maret hingga 1 April 2026, ratusan ribu kursi disiapkan, termasuk belasan perjalanan tambahan dari berbagai stasiun utama.

Manajemen KAI Daop 6 memastikan kesiapan operasional dilakukan secara menyeluruh. Evaluasi dan inspeksi lapangan telah digelar bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). 

img_title Rasa Syukur 300 Pemudik Batang Tiba Aman Lewat Mudik Gratis

Pemeriksaan mencakup kondisi rel, rangkaian kereta, fasilitas stasiun, hingga kesiapan petugas di lapangan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyebutkan sebanyak 12 perjalanan kereta tambahan akan dioperasikan khusus selama masa angkutan Lebaran. Empat di antaranya diberangkatkan dari Stasiun Solo Balapan.

img_title Pos Mudik Karanganyar Bernuansa Timur Tengah, Dekorasi Aladdin Jadi Daya Tarik Pemudik

“Kereta tambahan dari Solo Balapan meliputi KA Batavia, dua perjalanan relasi Solo–Bandung, serta satu perjalanan Solo–Pasar Senen. Seluruhnya berjalan setiap hari selama periode angkutan Lebaran,” jelas Feni, Rabu (11/2/2026).

Secara total, KAI Daop 6 menyediakan sekitar 570.000 tempat duduk, termasuk dari perjalanan reguler dan tambahan. Hingga pertengahan Februari, tiket yang telah terjual mencapai sekitar 23 persen atau sekitar 131.000 kursi.

Angka tersebut menunjukkan masih terbukanya kesempatan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal.

Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Selain fokus pada kapasitas angkut, KAI Daop 6 juga memperkuat sistem pengamanan dan keselamatan perjalanan. 

Sebanyak 46 personel tambahan ditempatkan di titik-titik strategis. Mereka terdiri dari Penjaga Jalan Lintasan (PJL), Petugas Penilik Jalan (PPJ) yang melakukan patroli rutin setiap hari, serta petugas di wilayah dengan perhatian khusus.

Pengamanan juga melibatkan 52 personel gabungan dari TNI dan Polri guna memastikan kelancaran arus penumpang di stasiun maupun sepanjang jalur kereta.

Seluruh personel tambahan dan posko siaga Lebaran dijadwalkan aktif penuh mulai 14 Maret 2026, meski periode angkutan resmi telah dimulai sejak 11 Maret.

Dengan kombinasi penambahan perjalanan, penguatan pengamanan, serta kesiapan sarana-prasarana, KAI Daop 6 optimistis dapat melayani kebutuhan mobilitas masyarakat selama momentum mudik Lebaran 2026 secara aman dan lancar.