Nuansa Guyub di Ramadan 2026, MBG Ala HARRIS Hotel Solo Hadirkan Buka Puasa yang Akrab
- Ist/VIVA Jogja
SOLO, VIVA Jogja - Buka puasa tak selalu harus identik dengan sajian mewah dan suasana formal. Di Ramadan 2026, HARRIS Hotel Solo menghadirkan alternatif berbuka puasa dengan konsep yang lebih santai dan akrab melalui MBG atau Masakan Bikin Guyub ala hotel.
Konsep MBG dihadirkan dengan mengangkat filosofi kebersamaan yang lekat dengan tradisi Ramadan. Sajian disiapkan untuk dinikmati bersama, menghadirkan rasa-rasa Nusantara yang akrab di lidah, namun tetap disajikan dengan penataan rapi dan nyaman khas hotel.
Menu yang ditawarkan didominasi hidangan rumahan, mulai dari olahan ayam berbumbu khas, sajian ikan dengan sambal segar, aneka sayur tradisional, hingga pelengkap berupa sambal dan lauk pendamping.
Seluruh menu disajikan dalam konsep All You Can Eat, memberi keleluasaan bagi pengunjung untuk menikmati momen berbuka tanpa tergesa-gesa.
Selain menu utama, pilihan takjil dan kudapan tradisional turut melengkapi suasana berbuka. Kolak, jajanan pasar, hingga minuman hangat khas Ramadan disiapkan sebagai teman menunggu waktu berbuka.
Beberapa area penyajian juga dibuat lebih interaktif, termasuk sudut minuman yang dapat diracik sesuai selera.
Executive Chef HARRIS-POP! Hotel Solo, Kiki Dwi Septiawan, menjelaskan bahwa konsep MBG dirancang untuk menghadirkan suasana berbuka yang lebih rileks dan dekat dengan keseharian masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka yang terasa akrab, seperti makan bersama di rumah, tetapi tetap nyaman dan tertata. Fokusnya bukan hanya pada makanan, tetapi juga pada suasana kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Marketing & Branding HARRIS-POP! Solo & Wastra Bumbu, F.X. H. Aji Budi Saputro, mengatakan bahwa konsep MBG menjadi pelengkap dari beragam pilihan berbuka puasa yang dihadirkan selama Ramadan.
“Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menikmati momen berbuka. Melalui konsep Masakan Bikin Guyub ini, kami ingin memberikan pilihan bagi mereka yang mencari suasana sederhana, hangat, dan penuh kebersamaan,” kata Aji.
Menurutnya, konsep MBG dirancang agar dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari keluarga, komunitas, hingga rekan kerja yang ingin berbuka puasa bersama tanpa suasana yang terlalu formal.