Pengisian 11 Jabatan Eselon II Karanganyar 2026 Jadi Perhatian, FMPK Soroti Posisi Direksi PUDAM Tirta Lawu Masih PLT
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Proses lelang 11 jabatan pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun 2026 hingga kini masih dalam tahapan penyelesaian. Sejumlah posisi strategis disebut belum terisi secara definitif.
Forum Masyarakat Peduli Karanganyar (FMPK) menyampaikan pandangannya terkait perkembangan tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial terhadap tata kelola pemerintahan daerah.
Koordinator FMPK, Andre, menyatakan pihaknya mengapresiasi langkah Bupati Karanganyar yang sebelumnya telah melakukan pengisian sebagian jabatan kosong, termasuk penggeseran pejabat ke posisi baru yang dinilai lebih sesuai dengan rekam jejak, kompetensi, serta integritasnya.
“Kami mengapresiasi langkah awal penataan yang sudah dilakukan. Penempatan pejabat berdasarkan rekam jejak dan etika merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik,” ujar Andre.
Namun demikian, FMPK mencermati bahwa hingga lebih dari satu tahun masa pemerintahan berjalan, masih terdapat sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (PLT) maupun Pelaksana Harian (PLH).
Menurut Andre, dalam sistem administrasi pemerintahan, status PLT dan PLH memiliki batas kewenangan tertentu, terutama dalam pengambilan keputusan strategis.
“Kami berharap proses pengisian jabatan dapat segera dituntaskan sesuai mekanisme yang berlaku agar efektivitas organisasi dan pelayanan publik tetap terjaga,” katanya, Rabu (4/3/2026).
Selain pengisian jabatan struktural, FMPK juga menyoroti posisi Direktur PUDAM Tirta Lawu yang hingga kini masih dijabat oleh PLT. Posisi tersebut disebut telah berlangsung kurang lebih sembilan bulan, sementara panitia seleksi telah terbentuk dan menjalankan tahapan seleksi.
Andre menyampaikan bahwa sebagai badan usaha milik daerah yang bergerak di sektor pelayanan air minum, stabilitas kepemimpinan di PUDAM Tirta Lawu memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan manajemen dan pelayanan kepada masyarakat.
“Pengisian jabatan direksi secara definitif diharapkan dapat memberikan kepastian dalam arah kebijakan dan penguatan tata kelola perusahaan daerah,” ujarnya.
FMPK mendorong agar percepatan lelang 11 jabatan Eselon II Karanganyar 2026 serta pengisian jajaran direksi PUDAM Tirta Lawu dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Andre menegaskan bahwa rekam jejak, kompetensi, serta integritas calon pejabat merupakan aspek penting dalam setiap proses seleksi jabatan.