Longsor di Lereng Lawu Sempat Putus Jalur Tawangmangu–Magetan, Akses Jalan Kini Kembali Dibuka

Bupati Rober Tinjau Lokasi Longsor
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Jalur penghubung Tawangmangu, Karanganyar dengan Magetan sempat terputus akibat longsor di kawasan lereng Gunung Lawu. Setelah proses pembersihan material selesai, akses jalan kini kembali dibuka untuk umum.

img_title Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran PT Porto di Karanganyar, Peliputan Wartawan Diwarnai Pengusiran

Aktivitas lalu lintas di jalur tembus baru yang menghubungkan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah dengan Magetan, Jawa Timur kembali normal setelah sempat terganggu oleh longsor yang menutup badan jalan, Kamis (5/3/2026).

Material tanah dan bebatuan dari lereng Gunung Lawu sempat menutup sebagian ruas jalan sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Untuk sementara waktu, arus kendaraan dari kedua arah dialihkan melalui jalur lama yang masih bisa digunakan.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama sejumlah instansi terkait langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. 

Bupati Karanganyar Rober Christanto bersama Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti meninjau langsung proses pembersihan material longsor sekitar pukul 10.00 WIB.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

Dalam peninjauan tersebut turut hadir tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Surakarta, serta unsur TNI.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar Hendro Prayitno mengatakan material longsor yang menutup jalan memiliki volume cukup besar sehingga proses pembersihan harus menggunakan alat berat.

“Material longsor berupa tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan cukup banyak. Karena itu proses pembersihan tidak memungkinkan dilakukan secara manual dan harus menggunakan alat berat agar penanganan bisa lebih cepat,” ujar Hendro.

Menurutnya, proses pembersihan dilakukan sejak pagi hingga siang hari. Alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material tanah dan batu yang menutup jalur tersebut.

Hendro menambahkan, upaya evakuasi material longsor akhirnya selesai sekitar pukul 13.00 WIB.

“Sekitar pukul 13.00 WIB proses pembersihan material selesai dan jalur tembus Tawangmangu–Magetan sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan,” jelasnya.

Meski akses jalan sudah kembali dibuka, masyarakat yang melintasi kawasan tersebut diminta tetap berhati-hati, terutama saat kondisi cuaca buruk seperti hujan deras maupun angin kencang.

“Kami mengimbau pengendara agar tetap waspada ketika melintas di kawasan lereng Gunung Lawu karena potensi longsor masih bisa terjadi jika curah hujan tinggi,” katanya.

Halaman Selanjutnya
img_title