Karanganyar Siapkan 254 Atlet ke Porprov Jateng, KONI Gelontorkan Anggaran Rp4,5 Miliar
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Karanganyar menyiapkan anggaran sekitar Rp4,5 miliar untuk mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk mendukung berbagai program pembinaan atlet, mulai dari pemusatan latihan, peningkatan kemampuan teknik dan strategi bertanding, hingga penguatan kondisi fisik atlet yang akan memperkuat kontingen Karanganyar pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua KONI Karanganyar Bagus Selo, mengatakan persiapan menuju Porprov kali ini dilakukan secara lebih serius dan terstruktur seiring meningkatnya jumlah atlet Karanganyar yang berhasil lolos tahap kualifikasi.
Menurut Bagus Selo, yang juga Ketua DPRD Karanganyar, sebanyak 254 atlet dipastikan akan memperkuat kontingen Karanganyar dalam Porprov Jawa Tengah mendatang. Para atlet tersebut berasal dari 48 cabang olahraga yang telah melewati proses kualifikasi.
“Jumlah atlet yang lolos kualifikasi kali ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Karena itu persiapan harus dimaksimalkan agar para atlet bisa tampil optimal saat pertandingan,” ujar Bagus Selo usai buka puasa bersama ketua Cabor, di gedung DPRD, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, jika digabungkan dengan pelatih dan ofisial, total personel yang terlibat dalam persiapan kontingen Karanganyar mencapai sekitar 317 orang.
Untuk memaksimalkan kesiapan atlet, KONI Karanganyar akan menggelar program training camp (TC) yang dijadwalkan mulai April mendatang.
Program ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan performa atlet sebelum turun bertanding di Porprov.
Melalui program pemusatan latihan tersebut, para atlet akan menjalani latihan lebih intensif, baik dari sisi teknik, strategi pertandingan, maupun penguatan kondisi fisik.
Bagus Selo menegaskan peningkatan kondisi fisik atlet menjadi salah satu fokus utama dalam program pembinaan.
Selain latihan rutin, para atlet juga akan mendapatkan dukungan program kebugaran serta pendampingan fisioterapi guna menjaga kondisi tubuh tetap prima selama masa persiapan.
“Selain teknik dan strategi, fisik atlet juga harus dipersiapkan dengan baik. Karena itu kami menyiapkan program kebugaran dan fisioterapi agar atlet tetap dalam kondisi optimal,” katanya.
Berbeda dengan pemusatan latihan terpadu, program training camp bagi atlet Karanganyar tidak dipusatkan di satu lokasi. Setiap cabang olahraga akan menjalankan program latihan di tempat masing-masing sesuai kebutuhan fasilitas dan karakteristik cabang olahraga tersebut.