22 Ribu Kendaraan Serbu Tawangmangu Saat H+3 Lebaran 2026, Wisata Lereng Lawu Membludak

Kapolres Karanganyar pantau langsung arus di lokasi wiaata
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Lonjakan wisatawan di kawasan lereng Gunung Lawu, Karanganyar, belum menunjukkan tanda mereda. 

img_title Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran PT Porto di Karanganyar, Peliputan Wartawan Diwarnai Pengusiran

Memasuki H+3 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026), ribuan pengunjung masih memadati berbagai destinasi wisata di Tawangmangu dan Ngargoyoso.

Kepadatan tidak hanya terlihat di lokasi wisata, tetapi juga di sepanjang jalur menuju kawasan tersebut. Arus kunjungan yang tinggi sudah mulai terjadi sejak puncak libur sehari sebelumnya dan terus berlanjut hingga hari ini.

img_title Asap Hitam Membumbung di Jalur Solo–Sragen, Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Porto Indonesia Sejahtera di Karanganyar

Wisatawan didominasi rombongan keluarga dari wilayah Solo Raya hingga perbatasan Jawa Timur.

Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti, turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali. Pemantauan dilakukan di sejumlah titik rawan kepadatan, baik di jalur lalu lintas maupun kawasan objek wisata.

img_title Jumog River Tubing Adventure, Cara Seru Menikmati Sungai di Lereng Lawu Cuma Rp25 Ribu

Salah satu destinasi yang mencatat lonjakan signifikan adalah Air Terjun Jumog. Berdasarkan data traffic accounting, jumlah pengunjung sejak H-7 hingga H+3 Lebaran mencapai 8.409 orang.

Puncak kunjungan harian bahkan menembus angka 4.850 wisatawan dalam satu hari.

Selain itu, peningkatan jumlah wisatawan juga terjadi di sejumlah destinasi lain seperti Lawu Park, Telaga Madirda, Candi Cetho, Bukit Sekipan, Kemuning Sky Hill, Grojogan Sewu, hingga Candi Sukuh. Seluruh lokasi tersebut menjadi magnet utama selama masa libur Lebaran.

Lonjakan wisatawan berdampak langsung pada tingginya volume kendaraan yang masuk ke kawasan Tawangmangu. Berdasarkan pemantauan di Pertigaan Keprabon, jumlah kendaraan yang melintas saat puncak arus tercatat lebih dari 22.000 unit.

Dari jumlah tersebut, sekitar 13.000 merupakan kendaraan roda dua, sedangkan 9.700 lainnya kendaraan roda empat.

Meski terjadi peningkatan signifikan, kondisi lalu lintas masih terpantau relatif lancar. Hal ini berkat penerapan rekayasa lalu lintas yang dilakukan petugas secara situasional di lapangan.

“Sejak awal kami telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, seperti penyaringan kendaraan di Bejen, pemecahan arus di Simpang Keprabon, serta pengalihan jalur melalui Matesih. Alhamdulillah, hingga saat ini arus masih terpantau aman dan terkendali,” ujar Arman Sahti, Selasa (24/3/2026). 

Ia menegaskan, pengamanan akan terus diperkuat selama masa arus balik dan sisa libur Lebaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Halaman Selanjutnya
img_title