38 Lolos Eselon II Karanganyar, 11 Kursi Panas Diperebutkan Jelang Uji Kompetensi

Sekertaris Daerah Karanganyar Kurniadi Maulato
Sumber :
  • VIVA Jogja

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Sebanyak 38 peserta seleksi jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar dipastikan lolos tahap administrasi, membuka jalan ke fase penentuan yang lebih ketat.

img_title Kelola 25 Destinasi di Tiga Provinsi, The Lawu Group Menjelma Jadi Raksasa Wisata Regional

Adapun 11 jabatan eselon II yang diperebutkan meliputi sejumlah posisi penting di organisasi perangkat daerah, seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD, Sekretariat DPRD, Dinas Pertanian, Kesbangpol, Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan UMKM, DPMPTSP, serta BKD.

Dengan jumlah kandidat lebih dari tiga kali lipat kursi yang tersedia, persaingan dipastikan berlangsung sengit. Para peserta akan diuji tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga kemampuan teknis dan kepemimpinan.

img_title Wedding Expo Perdana Hadir di Karanganyar, Farida dan Wulan Tertawa Lihat Foto Pernikahan Mereka Dipajang Vendor

Sekretaris Daerah Kurniadi Maulato menegaskan seluruh peserta telah melewati verifikasi awal sesuai aturan yang berlaku.

“Seluruhnya memenuhi syarat dan lanjut ke tahap berikutnya,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

img_title Karanganyar Jadi Lokasi Panen Raya TNI di 43 Daerah, Petani Terima Mesin Panen Modern

Tahapan berikutnya berupa uji kompetensi dan keahlian (UKK) kini tengah dimatangkan panitia seleksi. Ujian ini akan menjadi titik krusial dalam menyaring kandidat terbaik untuk mengisi jabatan strategis di lingkup Pemkab.

Belum adanya jadwal resmi pelaksanaan UKK menambah dinamika proses seleksi. Namun, pemerintah memastikan seluruh tahapan tetap berjalan sesuai prinsip merit system—menempatkan kompetensi sebagai faktor utama.

Seleksi terbuka ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Karanganyar untuk merombak dan memperkuat struktur birokrasi. Pejabat yang terpilih nantinya diharapkan mampu mendorong percepatan kinerja serta meningkatkan kualitas layanan publik secara signifikan.