Diserbu Saat Lebaran, Wisata yang Dikelola The Lawu Group Meledak, Kafe Tawangmangu Jadi Buruan
- VIVA Jogja
KARANGANYAR, VIVA Jogja - Wahana wisata yang dikelola The Lawu Group membludak diserbu pengunjung selama libur Lebaran 2026.
Lonjakan ini menegaskan bahwa wisata Tawangmangu terbaru dan kawasan wisata Karanganyar Lebaran 2026 masih menjadi magnet utama wisatawan di Jawa Tengah.
Sejak hari pertama Lebaran, arus wisatawan ke kawasan wisata lereng Gunung Lawu terus mengalir deras.
Bahkan, kepadatan meningkat signifikan saat memasuki H+1, menjadikan sejumlah destinasi sebagai tempat wisata Tawangmangu ramai yang dipadati pengunjung.
Vice President The Lawu Group, Muhammad Fajri, mengungkapkan tren kunjungan tahun ini melampaui ekspektasi awal.
“Kunjungan sangat baik, bahkan di luar perkiraan kami. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap wisata Lebaran Jawa Tengah masih sangat tinggi,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).
Fajri mengakui ada perubahan pola pengunjung saat libur lebaran 2026 ini. Dimana, pengunjung kini tidak hanya berburu destinasi, tetapi juga mencari pengalaman yang lebih santai.
Beberapa ikon seperti kawasan Lawu Park Karanganyar dan jembatan kaca tetap ramai dikunjungi. Namun, durasi kunjungan cenderung lebih singkat dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang wisatawan tidak terlalu berpindah-pindah tempat. Mereka lebih menikmati satu lokasi dengan waktu lebih lama,” jelas Fajri.
Fenomena paling mencolok terlihat pada sektor kuliner. Sejumlah kafe hits Tawangmangu dengan konsep alam terbuka justru mengalami lonjakan pengunjung signifikan.
Salah satu kafe dengan konsep kafe view Gunung Lawu bahkan mencatat kunjungan hingga 350–500 orang per hari selama libur Lebaran.
“Wisata kuliner sekarang jadi pilihan utama. Orang datang untuk menikmati suasana, bukan hanya makan,” katanya.
Selain suasana, harga yang terjangkau juga menjadi faktor penarik. Menu lokal seperti gongso iga menjadi favorit pengunjung.
Fenomena ini memperkuat tren wisata alam Tawangmangu viral yang menggabungkan panorama, kuliner, dan pengalaman santai dalam satu tempat.
Selain kuliner, inovasi juga hadir melalui wahana baru seperti cable car Tawangmangu yang mulai menarik perhatian wisatawan.
“Rata-rata sekitar 100 orang per hari mencoba. Responsnya cukup positif,” ujar Fajri.
Wahana ini menjadi alternatif baru bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama dari ketinggian.
Menurut Fajri, tingginya kunjungan tidak lepas dari momentum libur panjang yang identik dengan wisata keluarga Lebaran.